Baca Juga: Bersama Membangun Malang: Kapolresta dan Wali Kota Jalin Sinergi Strategis
PT Pupuk Indonesia juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan produksi pupuk organik bagi petani lokal, guna mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia bersubsidi.
Selain itu, kerja sama dengan ID FOOD diharapkan dapat memperlancar distribusi pupuk bersubsidi, sehingga petani dapat memperoleh pupuk dengan harga yang sesuai.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bertekad untuk mengawasi seluruh mekanisme distribusi pupuk bersubsidi secara ketat, melibatkan berbagai pihak untuk mengurangi potensi penyelewengan.
Baca Juga: Karyawan Sritex Terancam Tak Dapat THR: Apa Kata DPR RI?
Ke depan, Pemkab Bojonegoro juga akan mendampingi petani lokal dalam beralih ke pupuk organik melalui pelatihan dan pendampingan.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kita dalam mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani demi Bojonegoro yang makmur dan membanggakan,” pungkas Bupati Wahono. (gha)
Artikel Terkait
Harga Gabah dan Beras di Jatim Naik: Petani dan Konsumen Perlu Waspada
Kolaborasi TNI-Polri dan Petani Desa Pejok: Mewujudkan Ketahanan Pangan Lokal
Koperasi Baru untuk UMKM Bojonegoro: Meningkatkan Pemasaran dan Penjualan
Pemkab Bojonegoro dan SMSI Gelar Workshop untuk Dukung Ketahanan Pangan
Inovasi Pembangunan: Pemerintah Bojonegoro dan UGM Siapkan RPJMD 2025-2029