• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Banyuwangi Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Energi Stabil Selama Ramadan 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 7 Maret 2025 | 10:59 WIB
Pemkab Banyuwangi Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Energi Stabil Selama Ramadan 2025 (Foto: banyuwangikab.go.id)
Pemkab Banyuwangi Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Energi Stabil Selama Ramadan 2025 (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bersama dengan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, dan tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), melakukan inspeksi pada Kamis (6/3/2025) untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.

Dalam kunjungannya, Ipuk menyatakan, “Alhamdulillah dari hasil pengecekan kami hari ini, stok beras dan elpiji di Banyuwangi inshaallah cukup. Harga juga terkendali.”

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi berkomitmen untuk terus memantau perkembangan stok dan harga kebutuhan pokok serta energi selama Ramadan dan Lebaran.

Baca Juga: DPRD Kota Malang Gelar Rapat Paripurna: Bahas Empat Rancangan Peraturan Daerah untuk Optimalisasi PAD

Ipuk menegaskan, “Pemkab akan terus melakukan pengawasan bersama Tim Polresta dan Kodim Banyuwangi. Selain untuk menjaga stabilitas harga, kita juga bersama-sama mengawasi agar tidak ada permainan dari para tengkulak.”

Sebagai langkah proaktif, Pemkab bekerja sama dengan Bulog dan PT Pos Indonesia untuk menggelar operasi pasar secara rutin.

Operasi ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga: Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa: Pemkot Malang Siap Tingkatkan Transparansi dan Efisiensi

Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, mengungkapkan bahwa stok beras di gudang Bulog Banyuwangi mencapai 67.356 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama empat bulan ke depan.

Dengan kebutuhan konsumsi masyarakat yang berkisar di angka 14.399 ton per bulan, Bulog Banyuwangi juga siap mengirim pasokan ke daerah lain yang mengalami defisit, seperti Nusa Tenggara Timur.

Dwiana menambahkan, “Stok beras tersebut masih bisa bertambah karena sudah memasuki musim panen. Kami akan optimalkan serapan gabah dari petani untuk menambah stok beras di gudang.”

Baca Juga: Bupati Bangkalan Tekankan Pentingnya Good Corporate Governance untuk Perekonomian Daerah

Selain beras, stok komoditas pangan lainnya juga terjaga dengan baik. Stok gula pasir di gudang Bulog masih tersedia sebanyak 30 ton, terigu 2 ton, dan minyak goreng 60.000 liter.

Dwiana menegaskan, “Stok tersebut masih bisa ditambah sesuai dengan permintaan pasar. Masyarakat tidak perlu khawatir.”

Di sisi lain, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, Nanda Putra, memastikan ketersediaan elpiji di Banyuwangi mencukupi selama Ramadan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X