• Sabtu, 18 April 2026

Pemerintah Kabupaten Lumajang Luncurkan Program GENANGUTUS untuk Kembalikan Ribuan Anak ke Sekolah

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 12 Maret 2025 | 20:15 WIB
Pemkab Lumajang Berhasil Kembalikan Anak Putus Sekolah Melalui Program GENANGUTUS (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Pemkab Lumajang Berhasil Kembalikan Anak Putus Sekolah Melalui Program GENANGUTUS (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya memastikan bahwa setiap anak di daerahnya mendapatkan hak pendidikan yang layak.

Melalui inisiatif bernama GENANGUTUS (Gerakan Nangani Putus Sekolah) dan program pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS), ribuan anak kini memiliki kesempatan untuk kembali ke bangku sekolah.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Program ini berhasil menjangkau dua kelompok utama, yaitu anak putus sekolah (Drop Out/DO) dan anak yang lulus tetapi tidak melanjutkan pendidikan (LTM).

Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan Gelar Pertemuan Strategis dengan Perusahaan untuk Optimalisasi Program CSR

Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lumajang, dari total 3.561 anak yang terdaftar sebagai DO, sebanyak 1.851 anak telah terverifikasi.

Saat ini, 1.142 anak masih dalam proses pendataan, sementara 568 anak telah berhasil kembali ke sekolah.

Di sisi lain, dari 5.666 anak yang lulus tetapi tidak melanjutkan pendidikan, 3.489 anak telah terverifikasi, dan 806 anak telah kembali melanjutkan pendidikan mereka.

Baca Juga: Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, Tinjau Pasar Ki Lemah Duwur untuk Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Menjelang Hari Raya

Program ATS juga menargetkan anak-anak yang Belum Pernah Bersekolah (BPB).

Dari total 4.963 anak BPB, sebanyak 1.585 anak telah terverifikasi, 1.301 anak masih dalam proses pendataan, dan 2.077 anak berhasil mendapatkan akses pendidikan.

Untuk mendukung efektivitas pendataan, aktivasi akun verval telah dilakukan di 198 desa dan 7 kelurahan, dengan 186 desa dan 7 kelurahan yang telah aktif.

Baca Juga: Heboh! Armand Maulana, Ariel NOAH, dan Rossa Kompak Gugat UU Hak Cipta, Ada Apa?

Kepala Bidang Kebudayaan dan Pendidikan Masyarakat Dindikbud Kabupaten Lumajang, Muhammad Suhudi, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan generasi muda.

“Kami berkomitmen memastikan pendidikan menjadi hak yang bisa diakses oleh semua anak di Lumajang. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimis angka anak putus sekolah terus menurun,” ujar dia saat dikonfirmasi, Selasa (11/3/2025).

Pemkab Lumajang tidak hanya fokus pada pendataan dan verifikasi, tetapi juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X