WartaJatim.CO.ID - Pemkab Banyuwangi dan Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan BI Jember telah menjalin kerjasama yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah tersebut.
Kerjasama ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk mendorong pengembangan sektor pertanian yang kini menjadi fokus utama.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Dalam kolaborasi ini, berbagai program strategis akan dilaksanakan untuk meningkatkan produksi dan distribusi komoditas utama seperti cabai, beras, daging ayam ras, telur, dan bawang merah.
Baca Juga: THR untuk Driver Gojek & Grab! Kemnaker Buka Posko Aduan, Aplikator Tak Bisa Menghindar?
“Banyuwangi merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang pertumbuhannya pesat, utamanya di sektor pertanian. Dengan kerjasama ini potensi besar tersebut akan terus didorong agar memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap perekonomian daerah dan nasional,” ujar Kepala Perwakilan BI Jember, Gunawan, saat High Level Meeting mengenai pengembangan ekonomi daerah.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang mendukung penuh inisiatif ini.
Gunawan menjelaskan bahwa BI akan memberikan dukungan dalam pengembangan ketahanan pangan melalui berbagai program, termasuk penyaluran sarana dan prasarana digital farming.
Baca Juga: Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN, Warganet Syok! Apa Pengalamannya di Industri Film?
Bantuan alat pertanian bagi kelompok tani juga akan menjadi fokus utama dalam kerjasama ini. Selain itu, demplot pupuk organik dan penguatan digitalisasi serta sistem data pangan akan diimplementasikan untuk meningkatkan efisiensi.
Program pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pangan juga akan dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan.
“Kami akan bantu meningkatkan produksi, kualitas, hingga distribusinya, sehingga hasilnya bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi bahkan daerah lain, melalui skema kerja sama antar wilayah,” jelas Gunawan.
Baca Juga: Resmi! Ifan Seventeen Ditunjuk Jadi Dirut PFN, Erick Thohir: Kami Beri Kesempatan
BI Jember juga berencana mengadakan pelatihan dan kurasi produk bagi UMKM, serta program capacity building untuk meningkatkan keterampilan dan manajemen usaha para pelaku bisnis lokal di sektor pangan.
Untuk memastikan stabilitas harga pangan dan meningkatkan daya saing, Bank Indonesia akan mengoptimalkan penyelenggaraan pasar murah.
Dalam kesempatan tersebut, Gunawan juga menyampaikan apresiasinya atas capaian kinerja sektor perekonomian Kabupaten Banyuwangi.
Artikel Terkait
Didik Gatot Subroto Hadiri Pembukaan Kios Pangan Tingkat Distributor: Pentingnya Sektor Ketahanan Pangan
Dukung Asta Cita, Kejati Jatim Melalui Jaksa Sahabat Tani Bangun Ketahanan Pangan
Kolaborasi TNI-Polri dan Petani Desa Pejok: Mewujudkan Ketahanan Pangan Lokal
Pemantauan Bahan Pokok di Banyuwangi: Bupati Ipuk Pastikan Stok Stabil Menjelang Ramadan
Pemkab Banyuwangi Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Energi Stabil Selama Ramadan 2025