• Sabtu, 18 April 2026

Sosialisasi Percepatan Penyaluran Dana Transfer ke Desa 2025: Pemkab Bojonegoro Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi dan Infrastruktur

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 19 Maret 2025 | 11:29 WIB
Percepatan Penyaluran Dana Desa: Pemkab Bojonegoro Fokus pada Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (Foto: bojonegorokab.go.id)
Percepatan Penyaluran Dana Desa: Pemkab Bojonegoro Fokus pada Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Hari kedua Sosialisasi Percepatan Penyaluran Dana Transfer ke Desa Tahun 2025 dan Kebijakan Pengalokasian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa berlangsung pada Selasa, 18 Maret 2025.

Kegiatan ini diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk menjelaskan langkah-langkah penyaluran dana yang akan dilakukan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menegaskan bahwa ke depan, BKK akan difokuskan pada penguatan ekonomi, termasuk peningkatan konektivitas wilayah dan perbaikan jalan tani.

Baca Juga: Sentra Batik di Malang: Wisata Budaya dan Sejarah yang Wajib Dikunjungi

Sementara itu, alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) akan digunakan untuk program ayam petelur yang ditujukan bagi keluarga prasejahtera.

Dalam acara tersebut, hadir berbagai pejabat penting, termasuk Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bupati Wahono menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penyaluran dana ADD dilakukan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP).

Baca Juga: Penjara Khusus Koruptor di Pulau Terpencil? Prabowo: Kalau Kabur, Ketemu Hiu! KPK: Jangan Diberi Makan!

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan Kejaksaan dan Polres dalam mendampingi proses penyaluran dana.

"Saya ingin memastikan sahabat dan rekan kerja bekerja sesuai SOP dan profesional didampingi Bapak Kajari dan Polres," ujarnya.

Bupati Wahono menambahkan bahwa ia sering berdiskusi dengan Wakil Bupati Nurul Azizah mengenai upaya menata dan memperbaiki kondisi Bojonegoro.

Baca Juga: Layoff Massal: Dampak Besar bagi Generasi Z di Indonesia

Diskusi tersebut mencakup strategi untuk mengentaskan kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan memperpanjang angka harapan lama sekolah.

Keterlibatan pemerintah desa menjadi prioritas karena mereka adalah elemen yang paling dekat dengan masyarakat.

"ADD mulai besok sudah diproses. Proposal dan dokumen lain sudah siap. Maka mulai besok dicairkan bertahap. Harapan saya dalam minggu ini sudah selesai," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X