Ia menekankan pentingnya respons cepat dari Pemerintah Daerah sebagai garda terdepan dalam penanganan dan penanggulangan bencana.
Perencanaan pembangunan juga harus mempertimbangkan berbagai aspek, terutama dampak yang mungkin terjadi setelahnya.
"Selain Pemerintah Daerah harus hadir, perencanaan pembangunan yang direncanakan dan sudah menjadi program dari masing-masing Kepala Daerah terpilih ini dipikirkan dulu sebelum melaksanakan program.
Termasuk dampaknya apa yang akan terjadi," terangnya. Di akhir keterangannya, Shobih Asrori menekankan dua faktor penting dalam mitigasi bencana.
Hal ini dapat dilakukan dengan memperhatikan secara serius aspek kebencanaan dan memperkuat kelembagaan yang ada. (gha)
Artikel Terkait
Ketua TP PKK Baru Kabupaten Pasuruan: Ny Merita Siap Wujudkan Program Makan Bergizi Gratis
Pelantikan Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan: Langkah Strategis Menuju Penurunan Stunting
Pemerintah Kabupaten Pasuruan Berduka: Istri Wakil Bupati HM. Shobih Asrori, Nyai Hj Siti Ahla, Meninggal Dunia di RSUD Bangil
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, drg. Hj. Merita Ariestya Yudi, Ajak Warga Berbagi Kebaikan Selama Ramadan di Desa Wonosunyo dan Raci
BPBD Kabupaten Pasuruan Peringatkan Warga untuk Waspada di Sungai: Dua Korban Jiwa Akibat Hanyut Saat Musim Hujan