• Sabtu, 18 April 2026

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Dipimpin Menteri Dalam Negeri di Magetan: Tantangan Pertumbuhan Ekonomi dan Kenaikan Harga Pangan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 25 Maret 2025 | 14:28 WIB
Pengendalian Inflasi: Rapat Koordinasi Daring Dipimpin Mendagri di Magetan (Foto: magetan.go.id)
Pengendalian Inflasi: Rapat Koordinasi Daring Dipimpin Mendagri di Magetan (Foto: magetan.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi kembali digelar secara daring pada Senin, 24 Maret 2025.

Acara ini dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian. Sementara itu, untuk Kabupaten Magetan, rapat dilaksanakan secara luring di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Magetan, Rapat ini dihadiri oleh Pj. Bupati, Pj. Sekdakab Magetan, serta perwakilan Forkopimda dan OPD terkait.

Dalam paparannya, Tito menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menunjukkan angka di atas 5%.

Baca Juga: Banyuwangi Siap Menjadi Destinasi Wisata Utama dengan Beragam Atraksi Menarik Selama Libur Lebaran 2025

Ia menambahkan bahwa Indonesia menduduki peringkat 41 dari 185 negara di dunia dalam hal pertumbuhan tahunan PDB.

Di tingkat G20, Indonesia berada di peringkat ketiga dari 24 negara, dan peringkat kelima dari 11 negara ASEAN.

Namun, meskipun pertumbuhan ekonomi terlihat positif, tantangan inflasi tetap menjadi perhatian utama.

Baca Juga: Dari Mager Jadi Produktif! Tips Mengatasi Rasa Malas Agar Tetap On Track

Amalia Adininggar Widyasanti, Plt. Kepala Badan Pusat Statistik, menjelaskan bahwa inflasi saat Ramadan dipengaruhi oleh harga daging ayam.

Sementara itu, menjelang Lebaran, komoditas cabai merah menjadi faktor utama yang mempengaruhi inflasi.

“Kenaikan sebagian besar bahan pangan dipicu oleh peningkatan permintaan pada Ramadhan dan menjelang lebaran 2025. Kondisi tersebut mendorong terjadinya peningkatan distribusi pasokan bahan pangan dari luar daerah,” lanjut Amalia.

Baca Juga: Berhenti Overthinking! Ini Cara Agar Hidup Jadi Lebih Tenang dan Bahagia

Ia juga menyoroti bahwa cabai rawit merupakan komoditas yang menyumbang kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH).

Hal ini terjadi di 31 provinsi dari 38 provinsi yang ada, dan dapat berdampak signifikan pada inflasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: magetan.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X