• Sabtu, 18 April 2026

Open House Bupati Banyuwangi: Mendorong Inklusi Sosial dan Inspirasi dari Komunitas Difabel

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 4 April 2025 | 10:54 WIB
Banyuwangi: Membangun Inklusi Sosial Melalui Open House untuk Komunitas Difabel (Foto: banyuwangikab.go.id)
Banyuwangi: Membangun Inklusi Sosial Melalui Open House untuk Komunitas Difabel (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengadakan open house di Pendopo Sabha Swagatha pada Kamis, 3 April 2025.

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk para diaspora dari seluruh Indonesia dan dunia.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi Komunitas difabel juga turut hadir, berbagi inspirasi dan pengalaman yang menggugah semangat.

Baca Juga: Sritex Terancam Dilelang! Wamenaker Buka Suara Soal Isu Diambil Alih Danareksa: Saya Belum Dapat Info!

Open house ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai platform bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya dan berkontribusi.

Salah satu narasumber yang berbagi pengalaman adalah Wahyu Riyanto, seorang influencer tunadaksa asal Banyuwangi yang kini berkarir di Jakarta.

Wahyu menekankan bahwa keterbatasan fisik tidak seharusnya menghalangi seseorang untuk berkarya.

Baca Juga: Hotman Paris Bongkar Jurus Ampuh Atalia Hadapi Skandal Ridwan Kamil: Bisa Jadi Senjata Damai!

Ia pernah menerima Beasiswa Banyuwangi Cerdas pada tahun 2016 dan kini dikenal sebagai content creator yang fokus pada konten mendaki gunung. Wahyu juga dikenal melalui kolaborasinya di YouTube bersama stand-up comedian, Tretan Muslim.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu membagikan pengetahuan tentang content creating yang dapat diterapkan oleh teman-teman difabel lainnya.

"Di luar daerah, saya belajar bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkontribusi dan berkarya," ujarnya.

Baca Juga: Fakta Baru Terungkap! Jurnalis Muda Juwita Diduga Diperkosa Dua Kali Sebelum Dibunuh Brutal oleh Oknum TNI AL

Selain Wahyu, hadir pula Nadifa Hayu Aulia, seorang tunarungu yang telah sukses merintis usaha di Bali sejak 2019 bersama suaminya, Fatur Ashad.

Nadifa berbagi kisahnya dan menyoroti tantangan terbesar bagi penyandang tunarungu, yaitu komunikasi.

Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang untuk meraih sukses.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X