• Sabtu, 18 April 2026

Halal Bi Halal Muslimat NU Kota Mojokerto: Ning Ita Tekankan Pentingnya Tata Kelola Organisasi untuk Efektivitas

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 8 April 2025 | 08:39 WIB
Halal Bi Halal Muslimat NU Kota Mojokerto (Foto : web.mojokertokota.go.id)
Halal Bi Halal Muslimat NU Kota Mojokerto (Foto : web.mojokertokota.go.id)



WartaJatim.CO.ID -
Dalam acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh PC Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Pendapa Sabha Kridatama.

Wali Kota Mojokerto sekaligus Ketua PC Muslimat NU, Ika Puspitasari, mengungkapkan pentingnya tata kelola administrasi dalam berorganisasi.

Dikutip WartaJatim dari laman Kota Mojokerto, Ia menjelaskan bahwa menjalankan organisasi tidak hanya sekadar melaksanakan kegiatan rutin.

Baca Juga: Bupati Indramayu Liburan ke Jepang Saat Lebaran, Gubernur Jabar Sentil Pedas: “Harusnya Turun ke Masyarakat!”

Namun, diperlukan juga pelaporan yang dilakukan secara berjenjang agar setiap langkah dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Apa yang sudah istiqomah dilakukan memang baik dan merupakan bagian dari merawat tradisi. Tapi perlu kita pahami, ini adalah organisasi. Di organisasi kita juga perlu melaksanakan tata kelola administrasi organisasi. Maka perlu ada laporan secara berjenjang. Monggo bisa melalui WA. Sekarang teknologi itu memudahkan kita dan dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pelaksanaan keorganisasian kita,” katanya saat hadir dalam acara tersebut pada Jumat (4/4/2025).

Baca Juga: Prabowo Janji 80 Ribu Koperasi Desa, Tiap Desa Dapat Truk & Gudang! Petani Siap Panen Untung Tanpa Tengkulak!

Dalam kesempatan ini, Ning Ita—sapaan akrab wali kota—juga menyampaikan salah satu hasil dari Kongres Muslimat NU ke-18.

Digelar di Surabaya pada Februari 2025 lalu mengenai perubahan struktur organisasi di tubuh Muslimat NU.

“Kalau dulu kita kenal ketua umum pimpinan muslimah nu adalah ibu Khofifah karena strukturnya adalah ketua umum itu adalah posisi tertinggi didalam struktur pimpinan pusat. Tetapi sekarang berubah mengikuti struktur organisasinya PBNU sehingga di muslimat tingkat pusat itu seperti di PBNU; ada Rais’Aam dan ada ketua tanfidziyah,” terangnya menjelaskan perubahan tersebut.

Baca Juga: Bocah Diajak Nonton Pabrik Gula Uncut, Warganet Soroti Orang Tua dan Pengawasan Bioskop

Ia menambahkan bahwa Bu Khofifah kini menduduki posisi sebagai Ketua Umum Dewan Pembina yang setara dengan Rais’Aam di PBNU.

Ning Ita juga menegaskan bahwa hasil kongres akan disosialisasikan secara berjenjang hingga ke anak ranting.

Baca Juga: Uji Coba Bus Wisata Gratis di Kota Batu 2–7 April: Nyaman, Ramah Lingkungan, dan Siap Jadi Favorit Wisatawan

Tujuannya agar semua anggota memahami pedoman baru ini dalam menjalankan tugas mereka masing-masing dengan lebih efektif.

Ia berharap agar kesigapan anggota Muslimat NU untuk mengikuti semua kegiatan organisasi senantiasa dilandasi oleh niatan baik.

Agar kemajuan bersama serta nilai ibadah bagi setiap tindakan mereka sebagai bagian dari komunitas besar ini.

Baca Juga: Liburan ke Jepang Saat Lebaran, Lucky Hakim Kena Semprot Gubernur Jabar: “Bilang Dulu Dong, Pak Bupati!”

“Muslimat ini niatnya adalah li'ila kalimatillah supaya apa yang kita lakukan—setiap langkah yang kita upayakan—dan setiap gerak yang kita lakukan semuanya bernilai ibadah serta bisa menjadi salah satu pemberat amalan kita untuk dipertimbangkan di akhirat kelak,” pungkasnya mengakhiri sambutannya dengan harapan positif bagi masa depan organisasi tersebut. (Kar)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X