• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Bangkalan dan Forkopimda Laksanakan Panen Padi Bersama untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 8 April 2025 | 08:40 WIB
Panen Raya di Bangkalan: Mendorong Kemandirian Petani dan Ketahanan Pangan (Foto: bangkalankab.go.id)
Panen Raya di Bangkalan: Mendorong Kemandirian Petani dan Ketahanan Pangan (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pada Senin, 7 April 2025, Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja'far serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan panen padi di Kelurahan Tonjung, Kecamatan Burneh.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Kegiatan ini berlangsung di lahan seluas 30 hektar dan merupakan bagian dari panen raya serentak yang digelar di 14 provinsi serta 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Acara tersebut juga terhubung secara langsung melalui Zoom Meeting dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengikuti kegiatan dari Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Baca Juga: Terlalu Berani? Ini Sindiran Sosial Tersirat yang Bikin Series Bidaah Ramai Dibicarakan

Panen padi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya penguatan ketahanan pangan nasional yang semakin mendesak.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bangkalan, Puguh Santoso menyampaikan bahwa pada bulan Maret dan April 2025 ini Kabupaten Bangkalan menargetkan panen padi seluas 23.114 hektar dengan proyeksi produksi mencapai 120.193 ton gabah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bangkalan menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian secara menyeluruh mulai dari hulu hingga hilir agar hasil pertanian dapat dimaksimalkan.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Peran Vital Petani Saat Panen Raya: “Tanpa Pangan, Tak Ada Negara”

"Untuk mendukung kemajuan sektor pertanian, kita juga harus memahami berbagai kebutuhan petani seperti pemenuhan alat dan mesin pertanian," ujarnya.

Bupati juga menggarisbawahi pentingnya kemandirian petani dalam mengolah hasil pertanian mereka sendiri untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat tani setempat.

“Selama ini sektor pengolahan masih bergantung pada daerah lain. Gabah yang kita hasilkan dijual ke luar lalu hasil berasnya kita beli kembali,” tegasnya lebih lanjut mengenai isu ketergantungan tersebut.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Penurunan Harga Daging, Telur, dan Susu Tahun IniHarga Daging Bakal Turun, Obat Cuma 10 Persen dari Harga Kota!” – Prabowo Siap Guncang Harga Pasar demi Rakyat

Ia menambahkan bahwa jika petani bisa mengolah sendiri produk mereka akan membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat tani lokal.

Sebagai bentuk dukungan terhadap hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bangkalan berkomitmen untuk memfasilitasi pengembangan sektor produksi melalui pengadaan alat-alat pertanian secara bertahap demi kemajuan bersama.

“Ini menjadi bentuk nyata komitmen kami untuk terus memajukan sektor pertanian di Bangkalan,” pungkasnya sebagai penutup pernyataan dalam acara panen padi itu. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X