Baca Juga: Prabowo Subianto Serukan Perang Terbuka terhadap Korupsi: “Langsung Kirim Tim, Tak Pandang Tempat!”
Untuk memastikan stabilitas harga gabah bagi petani sebesar Rp6.500 per kilogram, Pemkab berkomitmen untuk membeli gabah langsung dari sawah para petani melalui Bulog setempat dan memastikan adanya peningkatan produktivitas setiap tahunnya hingga empat kali panen dalam setahun.“Harganya juga luar biasa; Rp6.500 per kilogram,” tambah Mujiono.
Sebagai langkah strategis dalam mendukung pertanian daerah dan menjaga ketersediaan air baku, Pemkab telah mengajukan pembangunan tiga embung besar baru kepada pemerintah provinsi dan pusat sebagai pelengkap dari total 337 bendungan daerah yang masih berfungsi baik hingga kini.
“Kami sudah mengajukan pembangunan tiga embung besar baru baik ke pemprov maupun pusat," kata Mujiono mengenai rencana tersebut.
Dandim 0825 Letkol (Arh) Joko Sukoyo menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pencapaian target swasembada pangan daerah agar Banyuwangi tetap dikenal sebagai lumbung pangan nasional yang handal dan produktif ke depannya.
“Kami akan terus mengawal kesuksesan program swasembada pangan daerah dan memastikan Banyuwangi tetap menjadi daerah lumbung pangan,” ujarnya menegaskan dukungan TNI terhadap program tersebut. (gha)
Artikel Terkait
Sinergi Pangan: Wabup Bangkalan Hadiri Panen Jagung Bersama Forkopimda
Forkopimda Magetan Siap Amankan Perayaan Idul Fitri 2025 dengan Pemantauan Pos Pengamanan di Berbagai Wilayah
Wakil Bupati Banyuwangi Lepas 200 Peserta Mudik Balik Gratis Menuju Jakarta dan Sekitarnya dalam Program Pemprov Jatim
Ritual Seblang Olehsari: Tradisi Sakral yang Menghormati Warisan Budaya Banyuwangi dan Masyarakatnya
Kumpul Diaspora Banyuwangi: Menikmati Kuliner Khas dan Perkuat Ikatan Kekeluargaan