• Sabtu, 18 April 2026

Kumpul Diaspora Banyuwangi: Menikmati Kuliner Khas dan Perkuat Ikatan Kekeluargaan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 7 April 2025 | 09:20 WIB
Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Sorotan di Acara Reuni Diaspora (Foto: banyuwangikab.go.id)
Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Sorotan di Acara Reuni Diaspora (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Setiap tahun pada awal Syawal, Pemkab Banyuwangi mengundang para diaspora untuk berkumpul dan merayakan momen spesial ini bersama-sama.

Pada tahun ini, acara tersebut melibatkan warung-warung rakyat sebagai penyaji hidangan bagi ratusan perantau asal bumi Blambangan yang hadir.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Berbagai masakan khas dari daerah ini disajikan kepada para tamu seperti Ayam Pedas Sambirejo, Pecel Pitik, Rujak Soto, Nasi Tempong hingga Es Krai yang merupakan semacam buah blewah.

Baca Juga: Kekerasan Jurnalis di Semarang, Ajudan Kapolri Dikecam Setelah Pukul Pewarta, AJI dan PFI Naik Pitam!

Acara berlangsung di Pendopo Shaba Swagata Blambangan pada hari Kamis tanggal 3 April 2025.

Suroso, seorang diaspora yang tinggal di Palembang mengungkapkan rasa rindunya terhadap kuliner lokal dengan mengatakan: “Ada sate perliman juga, kangen rasanya. Juga tadi sempat menikmati Lontong Jangan yang sudah lama tidak kita makan.”

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menekankan pentingnya pertemuan ini bagi perkembangan daerah serta harapannya agar acara tersebut dapat memperkuat pembangunan wilayah.

Baca Juga: Hotman Paris Ungkap Kasus Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Sudah Mentok, “Perdata Buntu, Pidana Buntu, Cinta Pun Buntu!”

“Tidak hanya ajang saling tepuk tangan,” kata Ipuk Fiestiandani menambahkan bahwa acara ini juga bertujuan untuk “memperkokoh ikatan kekeluargaan dan sinergi bagi Banyuwangi ke depan.”

Ipuk juga menjelaskan bahwa hidangan yang disuguhkan kepada para perantau melibatkan warung rakyat terkenal di masyarakat setempat.

“Selain tombo kangen kepada para diaspora,” lanjutnya “semoga dengan kami libatkan di acara diaspora juga berdampak ekonomi pada UMKM kuliner.”

Baca Juga: Solusi Praktis Aqiqah dan Qurban di Batam: Halal, Nyaman, dan Sesuai Syariat

Acara reuni kali ini tidak hanya menarik perhatian mereka yang berasal dari berbagai kota di Indonesia tetapi juga menghadirkan banyak diaspora berkiprah di berbagai belahan dunia secara langsung maupun virtual.

Mayoritas peserta tergabung dalam Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi), menunjukkan betapa kuatnya jaringan komunitas mereka meski terpisah oleh jarak geografis.

Sejumlah pemilik warung merasa senang dilibatkan dalam kegiatan ini karena memberikan kesempatan untuk mempromosikan usaha mereka lebih luas lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X