• Sabtu, 18 April 2026

Parama Hansa Abhipraya: Bocah Berusia 7 Tahun dari Bojonegoro Raih Penghargaan Internasional di Thailand International Mathematical Olympiad

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 8 April 2025 | 08:41 WIB
Kisah Inspiratif Parama Hansa: Bocah Bojonegoro yang Mengukir Prestasi di Thailand (Foto: bojonegorokab.go.id)
Kisah Inspiratif Parama Hansa: Bocah Bojonegoro yang Mengukir Prestasi di Thailand (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Kabar membanggakan datang dari Bojonegoro, sebuah kabupaten yang terletak di Jawa Timur.

Seorang bocah berusia tujuh tahun, Parama Hansa Abhipraya, baru saja mencetak prestasi luar biasa.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Ia berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang World Star Championship.

Baca Juga: Terlalu Berani? Ini Sindiran Sosial Tersirat yang Bikin Series Bidaah Ramai Dibicarakan

Prestasi ini diraihnya setelah mencetak nilai sempurna dalam semua kategori pada Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2024-2025.

Olimpiade tersebut berlangsung di Chiang Mai, Thailand, pada tanggal 21 hingga 23 Februari 2025.

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah mengadakan acara silaturrahmi dengan keluarga Parama.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Peran Vital Petani Saat Panen Raya: “Tanpa Pangan, Tak Ada Negara”

Acara ini dilaksanakan pada Senin (7/4/2025) di rumah dinas bupati yang terletak di Jl. Mas Tumapel Bojonegoro.

Dalam kesempatan itu, Bupati Wahono menyatakan rasa bangga dan bahagianya terhadap prestasi yang diraih oleh putra asli daerahnya.

“Semoga adik Rama menginspirasi anak-anak Bojonegoro untuk lebih semangat giat belajar dan mengukir prestasi yang setinggi-tingginya,” ucapnya penuh harapan.

Baca Juga: Prabowo Targetkan Penurunan Harga Daging, Telur, dan Susu Tahun IniHarga Daging Bakal Turun, Obat Cuma 10 Persen dari Harga Kota!” – Prabowo Siap Guncang Harga Pasar demi Rakyat

Ibu Parama Hansa Abhipraya, Nuariska Citra, menjelaskan bahwa sejak kecil putranya menunjukkan minat besar terhadap matematika dan logika.

“Sejak usia dua tahun Rama sudah bisa membaca dan pada usia tiga tahun ia sudah mampu mengurutkan angka dari satu hingga seratus,” ungkapnya dengan bangga.

Nuariska juga menekankan pentingnya memberikan pendidikan yang seimbang bagi anak-anak mereka di era digitalisasi saat ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X