“Target ini masih jauh... karena ada keterbatasan pada gudang dan lainnya," ujarnya lagi menekankan pentingnya upaya mereka dalam menjamin penyerapan hasil pertanian.
"Tapi kami terus berusaha menjamin penyerapan hasil pertanian; paling tidak dengan kita turun langsung ke petani menetapkan harga Rp6.500 ini mengangkat harga di pasar tidak seperti tahun sebelumnya.”
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab Lamongan menunjukkan komitmennya terhadap swasembada pangan serta kesejahteraan para petani lokal yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. (gha)
Artikel Terkait
Wakil Bupati Lamongan Pimpin Panen Raya Jagung untuk Swasembada Pangan
Panen Raya Padi di Jombang: Bupati Warsubi dan Bulog Dukung Kesejahteraan Petani dengan Harga Stabil
Panen Raya Padi Serentak di Banyuwangi: Dukungan Forpimda untuk Swasembada Pangan Nasional Bersama Presiden Prabowo
Panen Raya Padi di Bojonegoro: Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Kabupaten Gresik Berpartisipasi dalam Panen Raya Padi Serentak Nasional untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan di Indonesia