Baca Juga: Camat Kunir Tunjukkan Kepedulian Melalui Silaturahmi Pasca Idul Fitri di Desa Jatigono
Perbaikan tidak hanya difokuskan pada ruang kelas siswa saja tetapi juga mencakup pagar, plengsengan, ruang UKS (Unit Kesehatan Sekolah), perpustakaan serta sarana prasarana penting lainnya.
"Dari hampir 300 lembaga yang akan diperbaiki, ada beberapa lembaga super prioritas karena jika tidak segera ditangani bisa ambruk," jelas Tri Agus mengenai kondisi mendesak beberapa bangunan sekolah tersebut.
Saat ditanya mengenai estimasi anggaran per lembaga untuk perbaikan ruangan rusak parah tersebut, Tri menyebutkan kisaran biaya berada di atas Rp 500 juta hingga mencapai Rp 600 juta tergantung tingkat kerusakan masing-masing bangunan.
"Ada satu lembaga yang empat kelasnya rusak parah,” imbuhnya menjelaskan tantangan finansial dalam proses rehabilitasi gedung-gedung pendidikan ini. (gha)
Artikel Terkait
Open House Idul Fitri 1446 di Pasuruan: Bupati dan Wakil Bupati Sambut Silaturahmi dengan Hangat
Bupati Pasuruan HM. Rusdi Sutejo Pimpin Panen Raya Padi di Desa Manikrejo untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Apel dan Halal Bihalal, Bupati Rusdi Tekankan Etos Kerja dan Integritas
Tradisi Ski Lot di Lekok Pasuruan Disiapkan Jadi Olahraga Rekreasi Khas yang Diakui Secara Resmi
Bupati Rusdi dan Wabup Gus Shobih Pimpin Apel Pagi Bersama ASN Pasuruan Pasca Libur Idul Fitri 1446 H untuk Meningkatkan Kinerja Pelayanan Publik