• Sabtu, 18 April 2026

Pemerintah Kabupaten Jombang Luncurkan Program Luas Tambah Tanam untuk Meningkatkan Produksi Padi Melalui Manajemen Tanaman Sehat

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 11 April 2025 | 07:16 WIB
Meningkatkan Produksi Padi: Bupati Jombang Pimpin Gerakan Tanam Padi di Desa Kendalsari (Foto: jombangkab.go.id)
Meningkatkan Produksi Padi: Bupati Jombang Pimpin Gerakan Tanam Padi di Desa Kendalsari (Foto: jombangkab.go.id)

Baca Juga: Halalbihalal ASN Sumenep: Bupati dan Wabup Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca Lebaran 2025

Untuk mencapai target tersebut secara efektif diterapkan strategi utama berupa pendekatan Manajemen Tanaman Sehat (MTS).

Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi padi sekaligus menekan biaya usaha tani bagi para petani lokal.

Bupati juga menyampaikan bahwa tantangan besar harus dihadapi dalam menjalankan kegiatan besar seperti LTT ini.

Baca Juga: Mas Rio dan Mbak Ulfi Hadiri Panen Raya Padi Virtual Bersama Presiden Prabowo untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan di Situbondo

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada peran Dinas Pertanian saja tetapi memerlukan dukungan dari berbagai elemen masyarakat lainnya seperti pemerintah desa hingga perguruan tinggi.

Salah satu tantangan utama adalah mengubah pola pikir petani yang masih bergantung pada penggunaan pupuk kimia serta kebiasaan membakar limbah pertanian setelah panen selesai dilakukan.

"Oleh karena itu, saya berharap Dinas Pertanian dapat membina para petani agar mampu melakukan budidaya dengan cara lebih baik."

Baca Juga: Baru Ngekos? Ini 10 Barang Wajib Punya Buat Anak Perantau Biar Hidup Nggak Kaget!

"Mari kita tingkatkan produksi dengan cara yang lebih cerdas," tandas Abah Bupati menegaskan pentingnya metode budidaya ramah lingkungan demi kesehatan produk pertanian ke depan.

Melalui inisiatif LTT ini pula Pemerintah Kabupaten Jombang mendorong pemberdayaan ekonomi desa berbasis pertanian secara produktif.

Potensi pengembangan pupuk organik dan pestisida nabati menjadi salah satu fokus utama agar bisa dimanfaatkan sebagai usaha ekonomi lokal bagi masyarakat sekitar desa Kendalsari.

Baca Juga: Qodrat 2 Tunjukkan Dukungan Nyata untuk Jumbo: Solidaritas di Tengah Persaingan Film Lebaran

Mulyadi selaku Kepala Desa Kendalsari menyatakan optimisme akan memperluas area tanam dari 20 hektar saat ini menjadi 100 hektar ke depannya.

Namun demikian ia mewakili suara para petani berharap adanya bantuan alat untuk membuat pupuk bokasi manual guna mendukung produksi agen hayati serta kebutuhan lainnya dari pemerintah daerah setempat. (gha)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X