WartaJatim.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lumajang dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan genangan air di berbagai lokasi.
Bahkan, sejumlah daerah mengalami banjir dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa. Kondisi ini menjadi tantangan tahunan bagi masyarakat setempat, yang harus menghadapi dampak dari fenomena alam tersebut.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Hertutik, mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.
Baca Juga: Niat Puasa Syawal dan Panduan Lengkapnya: Dari Hutang Puasa Hingga Waktu Pelaksanaan
Ia menekankan bahwa langkah-langkah sederhana dapat dilakukan oleh setiap individu mulai dari rumah masing-masing.
"Kita bisa mulai dari hal paling sederhana yang semua orang bisa lakukan, yaitu membuang sampah pada tempatnya. Jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke saluran air atau gorong-gorong yang bisa menyumbat aliran," ujar Hertutik saat ditemui di sela kegiatannya pada Kamis (9/4/2025).
Menurutnya, banjir tidak hanya disebabkan oleh faktor alam semata tetapi juga akibat kurangnya kesadaran manusia dalam merawat lingkungan sekitar.
Baca Juga: Anak Senja Wajib Baca: 25 Quotes Self-Healing Ini Bikin Hati Lebih Tenang
Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan bukan hanya tugas pemerintah.
"Kita menjaga lingkungan, jaga kebersihannya, InsyaAllah alam juga akan menjaga kita," tambahnya penuh semangat.
Lebih lanjut, Hertutik mendorong masyarakat untuk mengambil langkah nyata lainnya seperti membuat sumur resapan dan lubang biopori di pekarangan rumah mereka.
Baca Juga: Resmi! Shin Tae-yong jabat Wakil Presiden KFA, ini tanggung jawab dan pengaruh barunya.
Langkah-langkah ini tidak hanya membantu mengurangi genangan air saat hujan tetapi juga berkontribusi terhadap konservasi air tanah secara keseluruhan.
"Sumur resapan dan biopori sangat bermanfaat sebagai asupan air dalam tanah. Ini solusi jangka panjang yang bisa kita lakukan secara kolektif," jelasnya.
Melalui edukasi ini, DLH Kabupaten Lumajang berharap tercipta kesadaran kolektif di kalangan masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Artikel Terkait
Wakil Bupati Bondowoso Pimpin Penanganan Darurat Banjir Bandang di Desa Sumber Salak dan Wonosari untuk Memulihkan Infrastruktur
Pemerintah Kabupaten Lumajang Luncurkan Program Renovasi Rumah Tak Layak Huni untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga
Pemerintah Kabupaten Lumajang Tunjukkan Komitmen Terhadap Swasembada Pangan Melalui Panen Raya Padi Serentak di Desa Kalipepe
Bupati Lumajang Bunda Indah Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pasca idul fitri
Pelantikan Lima Pejabat Fungsional di Kabupaten Lumajang: Meningkatkan Kualitas Layanan Publik dan Investasi untuk Masyarakat