• Sabtu, 18 April 2026

Ulama Pesantren Madura Bassra: Perkuat Pembangunan dan Perlindungan Pedagang Kaki Lima di Bangkalan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 16 April 2025 | 08:30 WIB
Bassra dan Pemerintah Bangkalan Bersinergi Perkuat Pembangunan dan Perlindungan Pedagang Kaki Lima (Foto: bangkalankab.go.id)
Bassra dan Pemerintah Bangkalan Bersinergi Perkuat Pembangunan dan Perlindungan Pedagang Kaki Lima (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (Bassra) mengadakan pertemuan silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Acara ini merupakan bagian dari tradisi yang rutin dilakukan setiap kali ada pergantian bupati.

Pertemuan ini dihadiri oleh para ulama dari berbagai daerah di Madura, termasuk Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Baca Juga: Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, Hadiri Halal Bihalal Bersama Keluarga Besar Muhammadiyah di Pendopo Agung untuk Memperkuat Sinergi

Kehadiran para ulama ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara tokoh agama dan pemerintah daerah.

Selain itu, mereka juga ingin menyampaikan berbagai masukan strategis terkait pembangunan daerah dan kehidupan masyarakat.

Juru Bicara Bassra, KH Muhdar Abdullah, menjelaskan bahwa silaturahmi ini memiliki tujuan yang lebih dari sekadar menjalin hubungan.

Baca Juga: Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2024: Bupati Lukman Hakim Respon Positif Terhadap Fraksi DPRD Bangkalan

“Dalam silaturahmi ini kita banyak memberikan masukan-masukan, kemudian membahas kerja sama ke depan. Karena hakikatnya orang Madura kalau ada apa-apa, di samping pejabat, juga tidak meninggalkan para kiai,” ujar KH Muhdar.

Ia menambahkan bahwa sejumlah isu penting menjadi fokus dalam pertemuan tersebut. Isu-isu tersebut meliputi masalah ekonomi, pengembangan wisata religi, penanggulangan kemaksiatan, dan perlindungan terhadap masyarakat kecil, seperti pedagang kaki lima (PKL).

Bassra menekankan pentingnya agar kebijakan pemerintah dalam penataan kota tidak merugikan mata pencaharian para pedagang kecil.

Baca Juga: Bupati Bangkalan dan Forkopimda Laksanakan Panen Padi Bersama untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

“Kalau Pemda ingin mempercantik kota dan memindahkan para pedagang kaki lima, maka harus dipindahkan ke tempat yang sekiranya tidak mematikan usaha mereka,” tegasnya.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyambut baik kedatangan para ulama dari Bassra. Ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian para ulama terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Bangkalan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Karyati Niken Sugesti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X