• Sabtu, 18 April 2026

Pemberdayaan Perempuan di Banyuwangi: Komitmen Bupati Ipuk Fiestiandani di Hari Kartini 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 22 April 2025 | 11:25 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani: Pemberdayaan Perempuan untuk Masyarakat yang Lebih Sejahtera (Foto: banyuwangikab.go.id)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani: Pemberdayaan Perempuan untuk Masyarakat yang Lebih Sejahtera (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dalam momen peringatan Hari Kartini, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program pemberdayaan perempuan di daerah.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Ipuk berupaya merealisasikan komitmennya dengan memberdayakan perempuan di berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pelestarian seni dan budaya lokal.

“Memperingati Hari Kartini sejatinya adalah memperkuat emansipasi. Memperkuat emansipasi adalah dengan meningkatkan pemberdayaan kaum perempuan,” kata Bupati Ipuk, Senin (21/4/2025).

Baca Juga: Peringatan dari Pengalaman Pribadi: Pria Alami Penyakit Kulit Serius Usai Pakai Baju Thrifting

Untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan, Ipuk berkomitmen untuk menghadirkan kesempatan dan kebijakan yang mewujudkan kesetaraan gender.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, dan pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh agar perempuan dapat lebih berdaya. Pembangunan berbasis gender hingga pelibatan perempuan dalam penyusunan kebijakan adalah bentuk ikhtiar yang dilakukan,” tambahnya.

Banyuwangi memberikan dukungan bagi perempuan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga pelestarian seni dan budaya lokal.

Baca Juga: Mengapa Harga Kelapa Tiba-Tiba Melonjak? Ini Penyebab dan Dampaknya!

Pemerintah daerah bahkan melibatkan perempuan sejak awal dalam merancang program pembangunan daerah.

“Setiap tahun kami menggelar dialog, salah satunya “Rembuk Perempuan dan Anak” saat mengawali program perencanaan pembangunan daerah. Tujuannya agar program yang akan dijalankan dapat mengakomodir kebutuhan dan kepentingan perempuan dan anak,” jelasnya.

Di bidang ekonomi, perhatian khusus diberikan kepada perempuan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi dan UMKM.

Baca Juga: Kasus Dokter Cabul Viral, Menkes Fokus pada Masalah Jam Kerja Berlebih Peserta PPDS

Pemkab meluncurkan program inisiatif seperti Kanggo Riko, Warung Naik Kelas, serta pemberian bantuan alat usaha.

Kanggo Riko merupakan bantuan alat usaha yang diprioritaskan untuk perempuan tulang punggung keluarga.

Dirintis sejak 2018, program Kanggo Riko ini telah dinikmati oleh 8.788 perempuan tulang punggung keluarga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X