• Sabtu, 18 April 2026

Kemenag Lumajang Gelar Aksi Penanaman 1.000 Pohon Matoa untuk Peringati Hari Bumi 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 23 April 2025 | 09:46 WIB
Kemenag Lumajang Gelar Aksi Penanaman 1.000 Pohon Matoa untuk Hari Bumi 2025 (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Kemenag Lumajang Gelar Aksi Penanaman 1.000 Pohon Matoa untuk Hari Bumi 2025 (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dalam rangka memperingati Hari Bumi Tahun 2025, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lumajang melaksanakan aksi penanaman pohon.

Kegiatan ini melibatkan seluruh Madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah Kabupaten Lumajang.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Aksi penanaman pohon tersebut berlangsung di Ma'had MTsN Lumajang pada Selasa, 22 April 2025. Sebanyak 1.000 pohon matoa ditanam secara serentak di berbagai titik di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga: Pendaftaran UMPTKIN 2025 Resmi Dibuka! Simak Jadwal dan Syarat Lengkapnya di Sini

Penanaman pohon ini merupakan wujud nyata komitmen Kemenag Lumajang dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini juga sebagai respons terhadap isu perubahan iklim yang semakin mendesak.

Pohon matoa dipilih karena merupakan salah satu jenis pohon lokal yang bermanfaat bagi ekosistem. Diharapkan, penanaman pohon ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif luar biasa dari Kemenag Lumajang. Penanaman pohon ini bukan hanya berdampak ekologis, tetapi juga menjadi bentuk edukasi kepada generasi muda untuk mencintai dan menjaga alam," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Hertutik, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Indonesia Tertinggi di ASEAN dalam Tingkat Pengangguran, Capai 5,2 Persen

Hertutik menambahkan bahwa upaya Kemenag Lumajang ini memiliki dampak jangka panjang. Dampak tersebut tidak hanya mengurangi efek perubahan iklim, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar dan masyarakat.

Kegiatan penanaman pohon ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda mengenai pentingnya peran serta mereka dalam menjaga bumi.

Selain memberikan manfaat ekologis, aksi ini menunjukkan pentingnya sinergi antara institusi keagamaan dan pemerintah daerah. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Baca Juga: Direktur Pemberitaan Jak TV Bantah Tuduhan Perintangan Kasus PT Timah dan Impor Gula

Kegiatan ini melibatkan para guru, siswa madrasah, serta masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran kita semua tentang pentingnya menjaga bumi untuk generasi mendatang. Aksi nyata ini adalah langkah awal menuju Lumajang yang lebih hijau, lebih bersih, dan lebih ramah lingkungan," ujar Hertutik.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Bumi, aksi penanaman pohon matoa ini diharapkan dapat menjadi model bagi berbagai institusi lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X