WartaJatim.CO.ID - Sebanyak 51 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2029.
Pelantikan tersebut berlangsung pada Senin, 21 April 2023, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT). Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua KONI Jawa Timur, Drs. H. Nabil M.Si.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokerto, Hadir dalam prosesi pelantikan, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian, Sekda Teguh Gunarko, Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto, Kajari Mojokerto Endang Tirtana, serta Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Norman Handhito.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto yang akrab disapa Gus Barra mengawali dengan ucapan syukur dan selamat Idul Fitri kepada seluruh hadirin.
Ia mengapresiasi semangat para pengurus baru KONI dan menegaskan pentingnya peran strategis organisasi ini dalam membina dan memajukan olahraga di Kabupaten Mojokerto.
"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, mengucapkan selamat kepada para pengurus KONI yang telah dilantik barusan ini. Semoga amanah, tanggung jawab, dan semoga ke depan dapat mengembangkan serta memajukan olahraga di Kabupaten Mojokerto," ujar Gus Barra.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab Mojokerto telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp4,2 miliar untuk KONI tahun ini.
Ia menegaskan bahwa jika prestasi olahraga daerah meningkat, jumlah anggaran tersebut berpotensi untuk ditambah.
"Nanti hasilnya pada Porprov ini bagus dan banyak juaranya, kita bisa tingkatkan lagi nanti dana hibahnya karena sebagai bentuk reward. Ini bagian dari program kerja kami nanti ke depan, kita akan lihat dulu kemampuan anggaran kita agar ke depan kita bisa memiliki sport center di Kabupaten Mojokerto," jelasnya.
Baca Juga: Pembenahan Wisma Lansia Lumajang: Komitmen Bupati Indah untuk Kesejahteraan Lansia
Dalam arahannya, Gus Barra juga menyoroti fenomena atlet ber-KTP Mojokerto yang justru membela kabupaten atau kota lain.
Hal ini terjadi karena minimnya perhatian dari daerah asal, dan ia berharap ke depan hal tersebut tidak terulang lagi.
"Ini Mojokerto, tapi kok mewakili Kabupaten kota yang lain, bahkan mewakili provinsi. Nah, ini jangan sampai terjadi lagi, oleh karena itu kami berharap KONI serius. Karena KONI memiliki peran yang sangat penting dalam pembangun olahraga di daerah," tegasnya.
Artikel Terkait
KONI Jatim dan Delegasi Teknis Cek Venue Porprov IX 2025 di Malang
Pemerintah Kabupaten Mojokerto Luncurkan Deklarasi Komitmen Anti Korupsi dan Pakta Integritas
M. Tantowi Resmi Dilantik sebagai Ketua Kadin Kabupaten Mojokerto untuk Periode 2024-2029
Pemerintah Kabupaten Mojokerto Luncurkan Rembuk Stunting untuk Turunkan Angka Stunting Melalui Program Inovatif dan Kolaborasi
Kabupaten Mojokerto Catatkan Peningkatan Produksi Padi Signifikan, Bupati Gus Barra Optimis Menuju Swasembada Pangan di Indonesia