• Sabtu, 18 April 2026

Banyuwangi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Strategis di Jawa Timur dengan Dukungan BI dan Pemprov Jatim

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 5 Mei 2025 | 15:58 WIB
Investasi di Banyuwangi Meningkat, Dukungan BI dan Pemprov Jatim Jadi Kunci (Foto: banyuwangikab.go.id)
Investasi di Banyuwangi Meningkat, Dukungan BI dan Pemprov Jatim Jadi Kunci (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Banyuwangi kini semakin menonjol sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi utama di Jawa Timur.

Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berupaya keras untuk mempercepat laju investasi di daerah ujung timur Pulau Jawa ini.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan rasa senangnya atas dukungan yang terus mengalir dari BI dan Pemprov Jatim.

Baca Juga: Konser DAY6 Viral Gara-Gara Kacau! Ini Bukti Fans Dipermainkan Promotor

"Kami sangat senang karena Banyuwangi terus didukung BI dan Pemprov. Kami sudah diskusi potensi dan proyek-proyek apa saja yang perlu ditingkatkan dan difasilitasi oleh pemprov dan BI," ujar Ipuk pada Sabtu, 3 Mei 2025.

Pertemuan penting antara Ipuk dengan Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Jawa Timur, Petrus Endria, berlangsung di Banyuwangi pada Rabu, 30 April 2025.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemprov Jatim, Dyah Wahyu. Diskusi difokuskan pada percepatan investasi di Jawa Timur, khususnya di Banyuwangi.

Baca Juga: Kesenjangan Promotor? Ini Perbedaan Kondisi Konser J-Hope dan DAY6 di Hari yang Sama

Ipuk memaparkan sejumlah program yang membutuhkan intervensi dan dukungan lebih dari pemerintah pusat dan daerah agar dapat segera terealisasi.

Beberapa proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan kereta gantung di Taman Wisata Alam Ijen, pengembangan pelabuhan Tanjung Wangi, jalur transportasi untuk pengangkutan gerbong produksi PT INKA, serta rencana pengembangan kawasan industri di Wongsorejo.

"Investasi tersebut rata-rata berada di luar kewenangan pemerintah daerah. Secara garis besar, Banyuwangi terbuka untuk berbagai potensi investasi yang akan masuk," kata Ipuk.

Baca Juga: Listrik Padam di Bali: PLN Ungkap Penyebab dan Pemulihan Usai Blackout

Menurut Ipuk, Banyuwangi tidak hanya fokus pada sektor industri dan infrastruktur, tetapi juga menaruh perhatian besar pada pengembangan sektor pertanian dan pangan.

"Peluang investasi di sektor pangan dan pertanian terbuka lebar di Banyuwangi. Petani kami juga sudah banyak yang mengembangkan produk organik," tambahnya.

Petrus Endria menjelaskan bahwa kunjungan BI ke Banyuwangi bertujuan untuk menggali potensi investasi lebih dalam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X