• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Yuhronur Efendi Lepas Ekspor Perdana 2025 di Lamongan, Dorong UMKM dan Perusahaan Tembus Pasar Global

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 15 Mei 2025 | 19:00 WIB
Ekspor Perdana 2025 di Lamongan: Bupati Yuhronur Efendi Lepas 7 Kontainer Produk Lokal ke 10 Negara (Foto: portal.lamongankab.go.id)
Ekspor Perdana 2025 di Lamongan: Bupati Yuhronur Efendi Lepas 7 Kontainer Produk Lokal ke 10 Negara (Foto: portal.lamongankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar ekspor perdana tahun 2025 pada Rabu, 14 Mei 2025, di Lamongan Sport Center.

Kegiatan ini sekaligus menjadi tanda dimulainya acara pembukaan Exportiva season II yang digelar di Lamongan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lamongan, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, secara langsung memberangkatkan tujuh unit kontainer yang berisi produk ekspor dari enam perusahaan dan lima UMKM lokal.

Baca Juga: Wali Kota Blitar dan KPU RI Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan untuk Tingkatkan Partisipasi Pemuda

Tujuan utama ekspor ini adalah untuk membantu pelaku usaha di Lamongan agar mampu bersaing di pasar internasional dan memperluas diversifikasi pasar ekspor.

"Hari ini kami memberangkatkan tujuh unit kontainer (terdiri dari enam perusahaan dan lima UMKM Lamongan) menuju pasar global. Pelepasan Ekspor ini bukanlah akhir, tetapi merupakan awal dari upaya kita bersama untuk tetap eksis di pasar global," ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Komoditas yang mendominasi ekspor kali ini meliputi plastik dan produk plastik, ikan dan udang, kayu serta barang dari kayu, alas kaki, perabot rumah, penerangan rumah, makanan dan minuman, serta tenun ikat.

Baca Juga: Mantan Menteri Pertanian SYL Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 12 Tahun

Produk-produk tersebut akan dikirim ke sepuluh negara tujuan, yaitu Jepang, Cina, Amerika Serikat, Thailand, Australia, Hong Kong, Filipina, Kanada, Malaysia, dan Singapura.

"Pada tahun 2024 lalu, nilai ekspor Kota Soto senilai 20,7 triliun rupiah, menunjukkan bahwa kita masih cukup tangguh dalam menghadapi ketidakpastian kondisi pasar global. Tentu harapannya di tahun ini bisa mempertahankan dan meningkatkan," kata orang nomor satu di Kota Soto.

Pak Yes berharap nilai ekspor tahun ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan meskipun kondisi dunia sedang menghadapi berbagai tantangan.

Baca Juga: Dirut PT Timah Ungkap Lonjakan Tambang Ilegal di Wilayah IUP Setelah Kasus Korupsi Harvey Moeis

Tantangan tersebut antara lain konflik dagang, inflasi pangan, perubahan kebijakan ekonomi global, kenaikan tarif impor Amerika Serikat, serta kenaikan biaya logistik yang berdampak pada rantai pasok dan selektivitas pasar.

Situasi ini membuat persaingan ekspor semakin ketat dan perdagangan global menjadi lebih protektif, yang tentu berdampak pada pelaku usaha di Lamongan.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Lamongan membuka ruang komunikasi dan konsultasi antara perusahaan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melalui Exportiva season II.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: lamongankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X