• Sabtu, 18 April 2026

Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma Dorong Edukasi Pranikah untuk Cegah Stunting di Posyandu ILP Lumajang

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 15 Mei 2025 | 20:30 WIB
Dewi Natalia Dorong Edukasi Pranikah untuk Cegah Stunting di Lumajang (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Dewi Natalia Dorong Edukasi Pranikah untuk Cegah Stunting di Lumajang (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian.

Kunjungan tersebut berlangsung pada hari Rabu, 14 Mei 2025, sebagai bagian dari upaya mencegah stunting sejak masa pranikah.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Dewi Natalia menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai jauh sebelum anak lahir, yaitu sejak calon pengantin dan pasangan muda mendapatkan edukasi yang tepat.

Baca Juga: Banyuwangi Perkuat Pengelolaan Sampah Sirkular dengan Tiga Fasilitas Baru Kapasitas 260 Ton Didukung Austria dan Uni Emirat Arab

Dalam pertemuan dengan para kader Posyandu, ibu hamil, dan masyarakat setempat, ia menyampaikan pesan penting mengenai pencegahan stunting.

“Stunting bukan sekadar masalah gizi. Ini adalah masalah generasi. Jika kita ingin anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan produktif, maka orang tuanya harus dibekali pengetahuan dan kesadaran sejak awal. Edukasi bagi calon pengantin dan pengantin baru adalah kunci utama,” tegas Dewi Natalia.

Ia menambahkan bahwa pasangan muda perlu memahami pentingnya gizi seimbang, kesehatan reproduksi, serta kesiapan fisik dan mental sebelum memiliki anak.

Baca Juga: Jokowi Tanggapi Meme Viral Bikinan Mahasiswa ITB: Ekspresi Demokrasi Harus Punya Batas

TP PKK Lumajang mendorong pelaksanaan program edukasi pranikah secara masif, lintas sektor, dan terintegrasi dengan layanan kesehatan.

Kegiatan di Posyandu ILP pada hari itu juga meliputi penyuluhan gizi, pemeriksaan tumbuh kembang anak, konsultasi kesehatan ibu dan balita, serta pemberian makanan tambahan bergizi.

Dewi Natalia turut berdialog langsung dengan calon pengantin dan ibu muda yang hadir, serta memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang menjadi garda terdepan di masyarakat.

Baca Juga: Bupati Bangkalan Minta Kementerian PUPR Perbaiki Jalan dan Penerangan di Akses Suramadu Sisi Madura

“Peran Posyandu tidak bisa diremehkan. Di sinilah pondasi generasi masa depan kita dibangun,” ujarnya sembari memotivasi para kader.

Langkah yang diambil oleh TP PKK Kabupaten Lumajang ini sejalan dengan strategi nasional percepatan penurunan stunting yang menekankan intervensi sensitif dan spesifik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X