WartaJatim.CO.ID - Madrasah Diniyah (Madin) di Kabupaten Mojokerto menerima bantuan dana sebesar Rp 3,9 miliar melalui program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS).
Penyerahan dana tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa, pada Rabu, 21 Mei 2025, di Gor Surya Kencana, Dinas Pendidikan Mojokerto, Sooko.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokerto, Dana bantuan ini dialokasikan untuk 366 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dan 205 Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) yang tersebar di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Baca Juga: Bubur Ayam Bang Udin Kalpataru Malang, Topping Melimpah dan Kesiangan Sedikit Langsung Ludes!
Program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di daerah yang dikenal sebagai bumi Majapahit.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.
Ia menjelaskan bahwa program BPPDGS merupakan salah satu prioritas Gubernur Jawa Timur untuk meningkatkan pelayanan dasar yang berkualitas di sektor pendidikan dan kesehatan.
Baca Juga: Sukarsi dari Lumajang Raih Penghargaan Kader PKK Berprestasi 2025 dalam Peringatan HKG PKK Jatim
Penyaluran dana sebesar Rp 3,9 miliar ini merupakan hasil sharing antara APBD Provinsi Jawa Timur dan APBD Kabupaten Mojokerto.
Hal ini menunjukkan komitmen bersama pemerintah daerah dalam menginvestasikan sumber daya untuk pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Mojokerto.
“Program ini tidak hanya memberikan dukungan kepada madrasah diniyah, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto,” ungkap Bupati Muhammad Al Barraa.
Bupati juga menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat mencegah putus sekolah, membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam mengakses pendidikan, serta meningkatkan kualitas pendidikan diniyah secara menyeluruh.
“Dengan adanya program ini, diharapkan pendidikan di Kabupaten Mojokerto dapat terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Semoga langkah ini menjadi motivasi bagi semua pelaku pendidikan untuk terus berkontribusi dalam mencerdaskan generasi bangsa,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Bupati Muhammad Al Barra Pimpin Perayaan Hari Jadi Mojokerto ke-732 dengan Program Unggulan dan Prestasi Nasional
Bupati Muhammad Al Barraa Dorong UMKM Mojokerto Jadi Penggerak Ekonomi Desa dan Penyerapan Tenaga Kerja
Pemkab Mojokerto Tingkatkan Insentif Guru TPQ Jadi Rp1,25 Juta dan Berikan Jaminan BPJS untuk Perlindungan Sosial
Pemkab Mojokerto Luncurkan 120 Koperasi Desa Merah Putih dan Aplikasi Digital Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
Pemerintah Kabupaten Mojokerto Resmikan Aplikasi Suhita Mobile untuk Tingkatkan Kinerja ASN dan Transformasi Digital