WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bangkalan resmi menggelar Koordinasi Awal Pelaksanaan Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) Tahun 2025.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Kegiatan dilaksanakan di Aula Bapperida Bangkalan pada hari Selasa, 3 Juni 2025.
Acara ini menjadi tonggak penting karena menandai dimulainya Tahap Milestone 4, berupa uji coba layanan sanitasi secara penuh di wilayah Kabupaten Bangkalan.
Baca Juga: Laba Turun, Tapi UNVR Tetap Royal! Ini Fakta Mengejutkan Dividen 2025
Program ini merupakan lanjutan dari pendampingan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejak tahun 2024.
Beragam pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Kementerian PUPR hingga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Selain itu, turut hadir juga Bappeda Provinsi Jawa Timur, Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi, DPRKPCK Jawa Timur, Dinas Lingkungan Hidup, serta Province Facilitator Program SSK.
Baca Juga: Inovasi Alami Pengendalian Tikus: Dinas Pertanian Banyuwangi Lepas 421 Burung Hantu di 10 Kecamatan
Feilgie Suryaprana, ST., M.Si, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Infrastruktur Wilayah Bapperida sekaligus Ketua Bidang Perencanaan Pokja PKP Kabupaten Bangkalan, menyampaikan bahwa hal ini merupakan manifestasi komitmen kuat daerah untuk mewujudkan sanitasi yang aman, berkelanjutan, dan terjangkau bagi masyarakat.
"Kabupaten Bangkalan telah mendeklarasikan diri sebagai kabupaten ODF (Open Defecation Free) sejak tahun 2023. Tahun ini, kita memasuki tahap penting dalam implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten yaitu uji coba layanan secara penuh. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi menyangkut perubahan perilaku dan tata kelola sanitasi," ujar Feilgie.
Sebagai bagian dari upaya konkret, Pokja PKP Bangkalan pada tahun 2024 merumuskan dua paket kebijakan utama yang akan menjadi payung hukum dan operasional sanitasi daerah.
Baca Juga: Dinas Pertanian Banyuwangi Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit Menjelang Idul Adha 2025
Kebijakan pertama adalah Bangkalan Berjabat Tangan (BERtekad menuJu jAmBAn sehaT TAngguh dan Berkesinambungan), yang fokus pada pengelolaan air limbah domestik secara efektif dan ramah lingkungan.
Kebijakan kedua bernama BANGSATERINDU (Bangkalan menuju pengelolaan SAmpah TERINtegrasi dan terpaDu), yang dirancang untuk mengatur dan mengelola persampahan secara terpadu di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Peran Strategis Universitas Trunojoyo Madura dalam Mendorong Kemajuan Bangkalan dan Rencana Pembentukan Fakultas Kedokteran
Bupati Bangkalan Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan dalam Pelatihan Outbound PUDAM Sumber Sejahtera untuk Tingkatkan Pelayanan Air Bersih
Pemerintah Kabupaten Bangkalan Prioritaskan Perbaikan 53 Titik Jalan Desa-Kota dan Program Susu Gratis untuk Penurunan Stunting 2025
Bupati Bangkalan Lukman Hakim Tegaskan Pentingnya Pengamalan Nilai Pancasila untuk ASN dan Masyarakat di Era Digital
Peran Strategis Generasi Z dalam Membangun Kabupaten Bangkalan di Era Digital yang Terus Berkembang