Pada 2022, produksi jagung mencapai 253.857 ton, kemudian 225.416 ton pada 2023, dan diperkirakan 209.078 ton pada tahun 2024.
Baca Juga: Model Korea Kim Jong Suk Meninggal Dunia di Usia 29 Tahun, Keluarga Minta Hormati Privasi
“Setiap tahun kita surplus jagung dari yang diproduksi dibandingkan dengan konsumsi masyarakat,” jelas Mujiono.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menambahkan, jagung yang dipanen hari ini berasal dari lahan 20 hektar yang dikelola kelompok tani Maju Tani Jaya.
Hasil panen pada 10 hektar pertama diperkirakan mencapai 70 ton dengan produktivitas sekitar tujuh ton per hektar.
Baca Juga: 7 Resep Olahan Daging Kurban Idul Adha 2025 yang Simpel dan Lezat untuk Sajian Bersama Keluarga
“Produktivitasnya tujuh ton perhektar sehingga hari ini akan ada 70 ton jagung yang dipanen. Jenis jagung yang dihasilkan merupakan jagung untuk pembibitan,” terang Kapolresta.
Sebelumnya, panen juga telah dilakukan pada kuartal pertama di Kecamatan Kalipuro dengan luasan lahan 80 hektar.
Kapolresta menegaskan bahwa Polri, melalui bhabinkamtibmas, akan terus mendampingi para petani demi memastikan tercapainya ketahanan pangan di daerah.
Baca Juga: Pelatihan AI dan Branding dari XLSMART Bantu UMKM di Sragen, Batu, dan Garut Tembus Era Digital
Pendampingan tidak hanya pada lahan target 650 hektar di bawah pengawasan Polres Banyuwangi, tapi juga lahan di luar target tersebut. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Kunjungi Jamaah Haji Kloter 42-44 di Mekkah, Berikan Dukungan dan Motivasi
Dinas Pertanian Banyuwangi Pastikan Hewan Kurban Bebas Penyakit Menjelang Idul Adha 2025
Banyuwangi Festival 2025 Tawarkan Lebih dari 80 Event Budaya, Sport Tourism, dan Kuliner Sepanjang Tahun
Kebangkitan UMKM Kerajinan Bambu Papring Banyuwangi Didorong Kebijakan Pembatasan Kantong Plastik Sekali Pakai
Banyuwangi Kembangkan Beras Biofortifikasi dengan Kandungan Gizi Lengkap Dukung Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kualitas SDM