“Kita dorong seluruh daerah untuk saling berbagi solusi dan inovasi agar tantangan pendidikan bisa dipecahkan secara bersama. Pendidikan adalah kerja kolektif,” tutur Adri Budi Sulistyo.
Pendekatan kemitraan ini diharapkan mampu menjadikan Lumajang sebagai contoh daerah yang sukses mengintegrasikan kebijakan, kurikulum, serta praktik pembelajaran.
Dengan demikian, Lumajang diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang unggul, inklusif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (gha)
Artikel Terkait
Pemerintah Lumajang Luncurkan Program Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Pemerintah Lumajang Ajukan Pergantian Nama Stasiun Klakah Jadi Stasiun Lumajang untuk Tingkatkan Pariwisata dan Branding Daerah
Pemerintah Lumajang Bersama HKTI Perkuat Pertanian Berkelanjutan dan Petani Milenial Menuju Kedaulatan Pangan Jawa Timur
Sinergi Pemerintah Lumajang dan Jawa Timur Percepat Penanganan Kerusakan Tanggul Kritis di Kampung Renteng
Pemerintah Lumajang Lakukan Fogging Intensif di Pondok Pesantren Al Haromain untuk Cegah Penyebaran DBD