• Sabtu, 18 April 2026

PMI Lumajang Bersama Pemerintah Desa Kertosari dan Puskesmas Pasrujambe Gelar Donor Darah Berkala untuk Atasi Kekurangan Stok Darah Golongan B

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 25 Juni 2025 | 15:21 WIB
PMI Lumajang dan Desa Kertosari Gelar Donor Darah untuk Stok Darah Golongan B (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
PMI Lumajang dan Desa Kertosari Gelar Donor Darah untuk Stok Darah Golongan B (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang mengadakan kegiatan donor darah di Balai Desa Kertosari, Kecamatan Pasrujambe, pada tanggal 24 Juni 2025 sebagai respons terhadap menipisnya persediaan darah, terutama golongan B yang sudah habis.

Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama yang solid antara PMI Lumajang, Pemerintah Desa Kertosari, dan Puskesmas Pasrujambe dengan tujuan menambah ketersediaan darah bagi warga setempat dan wilayah sekitarnya.

Baca Juga: Retret Kepala Daerah Gelombang II Dibuka! Evaluasi Program Prioritas Ditegaskan Wamendagri, Ini Umpan Balik dari Daerah

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Sebanyak 23 peserta mendaftar untuk donor darah, namun hanya 18 kantong darah yang berhasil dikumpulkan setelah lima calon pendonor dinyatakan tidak memenuhi syarat karena kondisi tekanan darah tinggi atau kadar hemoglobin rendah.

“Kami sangat terbantu dengan kolaborasi antara Pemerintah Desa Kertosari dan Puskesmas Pasrujambe dalam kegiatan donor darah ini. Meskipun beberapa pendonor tetap berhalangan hadir, jumlah kantong darah yang terkumpul cukup membantu,” ujar Bidan Desa Kertosari, Yunita Kurniawati, S.Tr.Keb.

Baca Juga: Mobil Listrik Indonesia Merosot, Produk Lokal Masih Tertinggal Jauh dari Impor Utuh Asal China

Kegiatan donor darah di Desa Kertosari direncanakan berlangsung secara rutin setiap tiga bulan, sebagai upaya berkelanjutan meningkatkan stok darah demi memenuhi kebutuhan transfusi, terutama dalam situasi darurat.

Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan donor darah, seperti menghindari makanan berlemak, cukup istirahat, dan tidak mengonsumsi obat-obatan minimal tiga hari sebelumnya agar memenuhi syarat kesehatan.

Baca Juga: Kecewa Berat! Pengguna Hyundai Ioniq 5 Protes After-Sales Buruk, Mobil 3 Bulan di Bengkel Tak Kunjung Beres

PMI Lumajang juga berharap agar partisipasi masyarakat semakin meningkat sehingga stok darah di daerah ini bisa tercukupi dengan baik, terutama untuk mendukung kebutuhan medis dan kasus gawat darurat. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X