• Sabtu, 18 April 2026

Penutupan Jalur Gumitir Banyuwangi-Jember Dua Bulan, Dishub Koordinasi Tambah Titik Berhenti Kereta dan Rute Bus

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 21 Juli 2025 | 11:01 WIB
Transportasi Banyuwangi dan Jember Terpengaruh, Jalur Gumitir Ditutup Dua Bulan Mulai Juli 2025 (Foto: banyuwangikab.go.id)
Transportasi Banyuwangi dan Jember Terpengaruh, Jalur Gumitir Ditutup Dua Bulan Mulai Juli 2025 (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Penutupan jalur Gumitir yang menghubungkan Banyuwangi dan Jember akan dilakukan mulai 24 Juli hingga 24 September 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Penutupan ini merupakan bagian dari pekerjaan perbaikan jalan dan jembatan di ruas tersebut.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Timur–Bali memutuskan penutupan total selama dua bulan pada ruas jalan sepanjang 115 meter di kawasan Sumber Jati hingga perbatasan Kabupaten Banyuwangi KM 233 + 500.

Baca Juga: Waspada! Penipuan Digital dengan Tautan Palsu Berkembang Pesat, BRI Ingatkan Nasabah Segera Cek Keamanan Anda!

Penutupan ini tentu berdampak besar pada sistem transportasi, khususnya untuk angkutan antar kota dan antar provinsi yang biasa melewati jalur ini.

Menindaklanjuti keputusan tersebut, Dinas Perhubungan Banyuwangi melakukan koordinasi dengan PT KAI DAOP 9 Jember untuk menambah titik pemberhentian kereta api.

Koordinasi juga dilakukan dengan pengelola armada bus agar dapat menyusun rute baru yang mampu mengakomodir perubahan dalam mobilitas masyarakat.

Baca Juga: BRImo SIP Padel League 2025 Resmi Dimulai, Dorong Gaya Hidup Sehat Anak Muda

Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Komang Sudira Atmaja, menjelaskan bahwa penambahan titik pemberhentian kereta api bertujuan agar pengguna dari Banyuwangi maupun Jember dapat mengakses moda transportasi dengan lebih mudah selama penutupan jalan.

“Setelah melakukan rapat dengan BPJN pada bulan awal Juli lalu, Dishub Banyuwangi bersama Dishub Jember dan PPK 1.4 Provinsi Jatim, langsung berkoordinasi dengan Kepala DAOP 9 Jember untuk menambah titik pemberhentian kereta api di stasiun sekitar Gumitir,” terang Komang.

Penambahan titik pemberhentian ini dilakukan di Stasiun Garahan dan Stasiun Silo, yang sebelumnya tidak menjadi tempat berhenti kereta.

Baca Juga: KPK Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Makanan Tambahan Ibu Hamil dan Bayi, Kemenkes Nyatakan Kooperatif

Hal ini membuka peluang baru bagi masyarakat lokal untuk menggunakan kereta api sebagai alternatif transportasi selama pekerjaan perbaikan berlangsung.

Selain itu, Dishub Banyuwangi juga meminta pengelola bus untuk segera mengumumkan rute pemberangkatan terbaru kepada masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X