Sekolah Rakyat Gresik akan mulai menerima 75 siswa pada 30 Juli 2025 dengan memanfaatkan gedung bekas UPT SMP Negeri 30 Gresik di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu.
Baca Juga: Kriminolog: Wajah Tertutup Lakban, Kematian Diplomat Arya Daru Dinilai Sarat Kejanggalan
Fasilitas asrama, kamar, dan lingkungan sekolah yang memadai telah disiapkan untuk menunjang kegiatan belajar berasrama para pelajar.
Ke depannya, Pemkab Gresik berencana membangun gedung baru Sekolah Rakyat di area bumi perkemahan Raci Tengah Sidayu, lengkap dengan masjid dan fasilitas asrama yang lebih lengkap.
Langkah ini juga bagian dari program prioritas presiden yang bertujuan memutus rantai kemiskinan dengan memberikan pendidikan terbaik dan berkualitas untuk warga kurang mampu.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ogah Cabut Larangan Study Tour Meski Didemo: “Itu Cuma Piknik!”
Sekolah Rakyat Gresik diharapkan menjadi contoh sukses untuk daerah lain dalam mengadopsi model pendidikan inklusif sekaligus bermutu tinggi. (gha)
Artikel Terkait
Pemerintah Kabupaten Gresik Luncurkan Sekolah Rakyat Berasrama untuk Pendidikan Inklusif Anak Kurang Mampu
Bupati Pasuruan Sidak Sekolah Rakyat: Fasilitas Sudah 95 Persen Tercukupi dan Siap Digunakan
Pemkab Gresik Luncurkan Program Sekolah Rakyat Berasrama untuk Pendidikan Berkualitas Keluarga Prasejahtera
Rapat Virtual Jelang Lawatan Eropa, Prabowo Bahas Sekolah Rakyat, Cuaca Ekstrem, hingga Koperasi Merah Putih
Ironi! 30 Siswa SMK Negeri Putus Sekolah di Malang, Puguh DPRD Jatim Minta Sekolah Rakyat Dioptimalkan