• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Pasuruan dan Ketua PKK Bagikan Makanan Bergizi kepada Anak PAUD Berisiko Stunting dalam Program Edukasi Gizi Lengkap

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 24 Juli 2025 | 16:58 WIB
Program Gizi Tambahan Anak PAUD di Pasuruan: Upaya Memutus Mata Rantai Stunting (Foto: pasuruankab.go.id)
Program Gizi Tambahan Anak PAUD di Pasuruan: Upaya Memutus Mata Rantai Stunting (Foto: pasuruankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariestya Yudi, memberikan makanan tambahan bergizi seimbang kepada ratusan anak PAUD yang terdeteksi berpotensi mengalami stunting.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 23 Juli 2025, di Auditorium Mpu Sindok, yang berlokasi di Komplek Kantor Bupati Pasuruan.

Selain membagikan makanan, acara ini juga menjadi momen untuk mensosialisasikan program pemberian gizi tambahan kepada orang tua dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Siswa Temukan Belatung di Lauk MBG Tuban, Video Viral dan Picu Reaksi Warganet

Menurut drg Merita Ariestya, tujuan utama program ini bukan hanya menyediakan makanan sehat bagi anak-anak, tetapi juga membekali orang tua dengan pengetahuan tentang pentingnya pola makan yang baik di rumah.

Edukasi gizi bagi orang tua sangat penting agar pemenuhan nutrisi anak dapat berlangsung terus-menerus dan dapat memutus rantai stunting secara efektif.

"Dengan adanya program ini, kita dapat memutus mata rantai stunting dan memastikan anak-anak Kabupaten Pasuruan dapat tumbuh kembang secara optimal," ujarnya.

Baca Juga: DJP Bantah Isu Pajak Amplop Kondangan, Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Baru

Di dalam sambutannya, drg Merita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam mensukseskan program sosialisasi ini.

Ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang ramah anak, dimulai dari terpenuhinya gizi dan pendidikan yang baik sejak usia dini.

“Karena anak hebat lahir dari dukungan kita semua. Indonesia kuat dimulai dari generasi yang sehat dan cerdas," tambahnya.

Baca Juga: Presiden ke-6 RI SBY Dirawat di RSPAD, Tetap Semangat Lukis dengan Tangan Terinfus

Wakil Bupati Shobih Asrori menegaskan bahwa masa golden age anak, yakni usia 0 sampai 6 tahun, menjadi waktu kritis yang menentukan kualitas perkembangan fisik dan kecerdasan anak.

Ia mengingatkan konsekuensi serius yang dapat muncul apabila anak mengalami stunting atau berisiko mendekati kondisi tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X