• Sabtu, 18 April 2026

Semangat Nasionalisme dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pendopo Graha Maja Tama Mojokerto Menuju Indonesia Emas 2045

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Minggu, 27 Juli 2025 | 20:34 WIB
Dr. Lia Istifhama Dorong Kuatkan Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045 di Mojokerto (Foto: mojokertokab.go.id)
Dr. Lia Istifhama Dorong Kuatkan Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045 di Mojokerto (Foto: mojokertokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Semangat nasionalisme kembali digaungkan pada Sabtu malam, 26 Juli 2025, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Mojokerto.

Acara ini diinisiasi oleh Dr. Lia Istifhama, anggota DPD/MPR RI periode 2024–2029, dengan agenda utama sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokerto, Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah "Perkuat Wawasan Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045", sebuah upaya strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

Baca Juga: Bersih-Bersih Sungai Tukad Badung, BRI Peduli dan Warga Bali Kurangi 9 Ton Emisi Karbon

Peserta yang hadir berasal dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk tokoh agama, budayawan, akademisi, mahasiswa, serta aktivis kebangsaan.

Empat pilar yang menjadi fokus pembahasan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra yang juga hadir memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.

Baca Juga: Pemerintah Desa Yosowilangun Kidul Salurkan Bantuan Beras untuk 1.247 Keluarga Penerima Manfaat Melalui Program Nasional

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ning Lia Istifhama. Kegiatan ini bukan sekedar formalitas, tetapi menjadi ruang edukatif yang sangat strategis untuk mengingatkan kita baik aparatur pemerintah maupun masyarakat akan pentingnya nilai-nilai dasar kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Bupati yang akrab disapa Gus Bupati itu.

Gus Bupati menegaskan bahwa empat pilar tersebut adalah fondasi utama yang menjaga keutuhan dan stabilitas bangsa Indonesia.

Menurutnya, sebagai negara yang kaya akan keragaman suku, bahasa, dan budaya, Indonesia sangat rentan terhadap potensi disintegrasi jika semangat kebangsaan tidak dijaga dengan baik.

Baca Juga: Pemerintah Desa Tunjungrejo Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk KPM dengan Pengawasan Ketat

"Banyak negara-negara yang belum selesai terkait fondasi bangsanya, bahkan ada negara yang menginstal ulang atau merekonstruksi bahkan merevolusi. Kita bangsa Indonesia sudah selesai pokok-pokok pikiran besar bangsa, dasar-dasar Pancasila, undang-undang, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita sebagai bangsa negara harus bersyukur karena fondasi bangsa kita kuat," jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Mojokerto menghimbau seluruh masyarakat untuk menanamkan rasa cinta tanah air sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga dan memajukan negara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: mojokertokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X