• Sabtu, 18 April 2026

Kementerian Pertanian dan Koperasi Sukamakmur Siapkan Peluncuran Galur Baru Sapi Perah Grati, Unggulan Nasional Tahan Panas dan Penyakit

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Minggu, 27 Juli 2025 | 21:31 WIB
Sapi Perah Grati: Rumpun Nasional Tahan Panas dan Penyakit Siap Diluncurkan (Foto: pasuruankab.go.id)
Sapi Perah Grati: Rumpun Nasional Tahan Panas dan Penyakit Siap Diluncurkan (Foto: pasuruankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID -Kementerian Pertanian melalui Loka Perakitan dan Pengujian Ruminansia Besar di Grati berkolaborasi dengan Koperasi Sukamakmur merancang peluncuran galur baru sapi perah Grati yang diharapkan menjadi rumpun sapi nasional yang diakui secara resmi.

Inisiatif ini bertujuan mengangkat sapi perah Grati, hasil persilangan sapi Friesian Holstein (FH) dari Eropa dengan sapi perah lokal yang tumbuh di Grati, sebagai galur unggulan dengan berbagai keistimewaan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Dicky M. Dikman, Kepala Loka Perakitan dan Pengujian Ruminansia Besar di Grati, menyampaikan bahwa saat ini mereka tengah menyusun naskah akademik sebagai dasar ilmiah pengakuan galur baru ini.

Baca Juga: Semangat Nasionalisme dan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pendopo Graha Maja Tama Mojokerto Menuju Indonesia Emas 2045

"Dahulu kala sapi perah Grati ini adalah hasil persilangan antara sapi FH dari Eropa dengan sapi perah lokal yang ada di Grati. Nah inilah yang sedang kita susun naskah akademisnya sebagai dasar kegiatan," ujar Dicky saat ditemui di kantornya pada hari Jumat, 26 Juli 2025.

Selain penyusunan naskah tersebut, pihak Loka Perakitan juga melakukan pengambilan sampel darah dan pengukuran ternak yang menggunakan teknologi penginderaan jauh dari LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional).

Metode ini dipilih untuk memantau secara cermat populasi sapi perah Grati dan kondisi lingkungannya, yang menjadi faktor penting dalam pengembangan galur ini secara nasional.

Baca Juga: Bersih-Bersih Sungai Tukad Badung, BRI Peduli dan Warga Bali Kurangi 9 Ton Emisi Karbon

Pemilihan sampel darah dilakukan pada sekitar 10 persen sapi perah Grati yang tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya di Pulau Jawa tetapi juga wilayah lain yang memiliki sapi perah Grati.

Peluncuran galur baru ini menargetkan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan sekitar 10 ribu ekor sapi yang nantinya bisa menjadi kekuatan utama pengembangan peternakan sapi perah di tanah air.

Sapi perah Grati memiliki berbagai keunggulan seperti tahan terhadap suhu panas dan berbagai penyakit yang sering muncul di daerah beriklim tropis seperti Grati.

Baca Juga: Pemerintah Desa Yosowilangun Kidul Salurkan Bantuan Beras untuk 1.247 Keluarga Penerima Manfaat Melalui Program Nasional

Kemampuan sapi ini untuk menghasilkan susu dalam jumlah yang cukup melimpah juga menjadi nilai tambah, dengan rata-rata produksi antara 10 hingga 12 liter susu per harinya per ekor sapi.

"Kita ambil sampel darah dari 10 persen total sapi perah di Grati maupun sapi perah Grati yang tersebar di beberapa wilayah tanah air. Karena memang ada yang di luar Jawa, tapi merupakan sapi perah Grati," tambah Dicky.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X