• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Mojokerto Kembangkan Lahan Kopi Baru di Ketapanrame untuk Dorong Ekowisata dan Pemberdayaan Petani

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 29 Juli 2025 | 13:48 WIB
Bupati Mojokerto Dorong Pembukaan Lahan Kopi Baru di Desa Ketapanrame (Foto: mojokertokab.go.id)
Bupati Mojokerto Dorong Pembukaan Lahan Kopi Baru di Desa Ketapanrame (Foto: mojokertokab.go.id)

“Kami tidak ingin petani kembali bergantung pada tengkulak. Koperasi hadir untuk melindungi dan memperkuat posisi mereka dalam rantai pasok,” jelas Zainul.

Baca Juga: Seskab Teddy dan Menteri Imipas Bahas Terobosan Layanan Imigrasi: 65 Ribu Pegawai Siap Layani Masyarakat!

Zainul menuturkan bahwa dari total lahan Perhutani seluas 479 hektar di desa, sekitar 104 hektar sudah diolah untuk budidaya kopi sejak 2016.

Produksi kopi Desa Ketapanrame saat ini mencapai lebih dari 50 ton tiap tahun dengan sekitar 280 warga yang bergantung penghasilan dari sektor kopi.

Terdapat tiga paguyuban aktif di desa, yaitu Bontugu, Dlundung, dan Bendil, yang giat berinovasi dan mulai menarik perhatian wisatawan ke desa tersebut.

Baca Juga: Jokowi Bongkar Kenangan Kuliah dan Bela Dosen Pembimbing yang Dipolisikan: “Kasmujo Itu Dosen Saya!”

Dengan sinergi yang terus diperkuat oleh pemerintah dan komunitas, kopi Ketapanrame berpotensi menjadi ikon andalan Kabupaten Mojokerto.

Pembukaan lahan Bendil tidak hanya memperluas area pertanian, tetapi juga membuka peluang wisata pertanian yang terintegrasi dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Dukungan kebijakan pemerintah daerah dan kolaborasi komunitas diyakini akan memperkuat Ketapanrame sebagai pusat kopi dan ekowisata berbasis masyarakat. (gha)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: mojokertokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X