WartaJatim.CO.ID - Desa Kauman di Kecamatan dan Kabupaten Bojonegoro telah menorehkan perjalanan panjang dalam membangun transformasi digital sejak tahun 2018.
Komitmen kuat dan kerja konsisten Pemerintah Desa Kauman menjadikan desa ini sebagai finalis dalam Lomba Desa Digital yang mewakili Kabupaten Bojonegoro.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Kepala Desa Kauman, Yulia Purwaningtyasari, menegaskan bahwa proses perubahan digital tidak terjadi dalam waktu singkat.
Baca Juga: Vanenburg Ogah Main Aman Lawan Malaysia: Ini Derbi, Harus Menang Secara Terhormat
Ia menjelaskan, “Ini bukan perjuangan sehari atau setahun, tetapi proses panjang yang kami mulai sejak tahun 2018. Transformasi digital adalah keniscayaan untuk pelayanan publik yang transparan, efisien, dan inklusif.”
Langkah awal transformasi ini adalah membangun situs web desa berbasis OpenSID, yang dilengkapi dengan arsip digital sebagai sarana membuka akses informasi yang terbuka bagi masyarakat.
Pada tahun 2019, Desa Kauman mulai mengedukasi masyarakat untuk membuat blog pribadi yang diintegrasikan dengan situs desa serta menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis.
Baca Juga: Vanenburg Yakin Garuda Muda Tak Butuh Latihan Penalti Jelang Final Lawan Vietnam
Selain itu, sistem informasi dan transparansi pelayanan desa juga terus ditingkatkan untuk memudahkan warga.
Saat pandemi COVID-19 melanda pada tahun 2020, Desa Kauman berinovasi dengan meluncurkan layanan mandiri berbasis digital guna mengurangi kontak fisik namun tetap memenuhi kebutuhan administratif warga.
Tahun 2021 menjadi momentum penting karena Desa Kauman mendapat predikat sebagai Desa Cinta Statistik dan meluncurkan Lapak Desa Online untuk mendukung pemasaran produk UMKM secara digital.
Baca Juga: Denny Sumargo Bantah Bela Erika Carlina Saat Podcast Klarifikasi DJ Panda
Pada tahun 2022, jaringan internet diperluas lagi di wilayah desa dan pemasangan CCTV dilakukan di titik-titik strategis untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Konsep Smart Village mulai diterapkan pada tahun 2023 dengan berbagai program, termasuk workshop digital marketing bagi pelaku usaha lokal dan pendirian IT Center sebagai ruang edukasi teknologi bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Desa Sumberkerang Raih Juara 1 Lomba Desa Inklusif Tingkat Nasional 2024
Pemerintah Kota Batu Gelar Lomba Desa dan Kelurahan 2025: Penilaian Administrasi untuk Mendorong Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Tingkat Kota Malang 2025: Mendorong Inovasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan
Desa Kauman Bojonegoro Masuk 15 Besar Lomba Desa Digital Nasional 2025 dengan Inovasi Transformasi Digital Desa Aman
Pemkab Bojonegoro Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Perkawinan Anak di Lingkungan Sekolah untuk Lindungi Generasi Muda