Festival ini bertujuan mengedukasi warga agar semakin peduli terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan memacu partisipasi aktif masyarakat, terutama di Kelurahan Bakungan.
Baca Juga: KPK Tegas: Amnesti Hasto Tak Akan Ganggu Perang Lawan Korupsi! Tak Ada Hiatus Penindakan
Salah satu inovasi menarik yang dimiliki Bakungan adalah Aplikasi “ABank Sayang” yang memudahkan pencatatan digital bagi warga dalam proses penimbangan dan penukaran sampah dengan saldo.
Agus menjelaskan bahwa warga cukup memilah sampah di rumah dan membawa sampah tersebut ke Omah Olah Sampah untuk dilakukan penimbangan serta pencatatan oleh petugas dari Kelompok Swadaya Masyarakat.
Ketua Bank Sampah Kelurahan Bakungan, Danar Fataros Nurcahyani, menyampaikan rencana kedepan pihaknya akan mengembangkan produk kreatif dari sampah anorganik, misalnya membuat sofa berbahan botol bekas.
Baca Juga: Ditolak Erika Carlina, DJ Panda Pulang Membawa Hadiah Bayi: “Saya Akan Terus Coba”
“Kita masih mencoba, ada beberapa ide yang akan segera kita kerjakan. Kita sedang melengkapi bahan-bahan yang diperlukan,” kata Danar.
Selain itu, selama sepekan, festival diisi dengan edukasi dasar pengelolaan sampah, sekolah komunitas ramah lingkungan, serta lomba foto dan video dengan tema “Teknologi & Inovasi Hijau” yang mengangkat isu pemilahan dan pemanfaatan sampah. (gha)
Artikel Terkait
Pemkab Banyuwangi Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat Berbasis Asrama untuk Anak Miskin Mulai Tahun Ajaran 2025/2026
Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Fasilitas Parkir dan Air Bersih di Taman Wisata Alam Gunung Ijen untuk Kenyamanan Wisatawan
Pemkab Banyuwangi Salurkan Ribuan Paket Sedekah Daging untuk Warga Pra Sejahtera dalam Program Banyuwangi Berbagi Idul Adha
Pemkab Banyuwangi dan Global Village Foundation Serahkan 25 Kursi Roda Adaptif untuk Anak Cerebral Palsy
Pemkab Banyuwangi Segera Bangun Jembatan Sementara untuk Roda Empat di Sungai Lembu, Pesanggaran