WartaJatim.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso mengambil langkah cepat dalam mengatasi permasalahan kekeringan yang melanda beberapa wilayah sejak awal Agustus 2025.
Pada hari Jumat, 8 Agustus 2025, BPBD melaksanakan distribusi air bersih dan pengiriman tandon air di dua kecamatan yang terdampak parah, yaitu Kecamatan Tlogosari dan Kecamatan Tegalampel.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bondowoso, Kalaksa BPBD Kabupaten Bondowoso, Drs. Sigit Purnomo, M.M., menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons langsung atas laporan krisis air bersih yang diterima dari masyarakat dan pemerintah desa setempat.
Baca Juga: Jay Idzes Selangkah Lagi Gabung Sassuolo, Pecahkan Rekor Transfer Termahal Klub dan Venezia
Pengiriman air dilakukan setelah BPBD mendapatkan laporan dari desa dan warga mengenai kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau yang berlangsung.
Di Dusun Sumber Balen dan Sukobiung, Desa Pakisan, Kecamatan Tlogosari, BPBD mendistribusikan sebanyak 10.000 liter air bersih menggunakan dua truk tangki.
Pengiriman air bersih ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan warga yang mengalami kesulitan akses air bersih, mengingat wilayah tersebut menjadi titik krisis akibat kekeringan yang cukup parah.
Baca Juga: Justin Hubner Ungkap Alasan Tolak Klub Indonesia Sebelum Resmi Gabung Fortuna Sittard di Eredivisie
Selain itu, BPBD juga mengirimkan tiga unit tandon air ke Desa Purnama di Kecamatan Tegalampel sebagai tanggapan atas permintaan yang diajukan oleh Camat Tegalampel.
Tandon air disiapkan agar warga dapat menampung cadangan air bersih dan mengurangi kesulitan memperoleh air dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama yang erat antara BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat setempat untuk memastikan bantuan dapat tepat sasaran.
Drs. Sigit Purnomo menyampaikan apresiasi atas sinergi tersebut, mengatakan, “Sinergi antara BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. Kami akan terus memantau situasi di lapangan dan siap memberikan bantuan jika dibutuhkan.”
BPBD berkomitmen untuk terus mengawasi perkembangan kondisi kekeringan di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah bantuan selanjutnya sesuai kebutuhan.
Artikel Terkait
Ancaman Kekeringan Kembali Menghantui Sejumlah Desa di Kabupaten Malang
Program Bantuan Pembangunan Instalasi Pemanen Air Hujan di Bojonegoro: Solusi Ketahanan Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan
Pemkab Bojonegoro Revitalisasi 433 Embung dan Bangun Waduk Baru untuk Atasi Kekeringan
Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Pengelolaan Air Irigasi untuk Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau 2025
Kolaborasi Forkopimda dan Ponpes Mambaul Ulum Bondowoso Perkuat Ketahanan Pangan lewat Penanaman Jagung Serentak