• Sabtu, 18 April 2026

Kampung Lempeni Lumajang Menjadi Living Laboratory Pemberdayaan Masyarakat lewat Tanaman Lempeni

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 12 Agustus 2025 | 06:46 WIB
Dari Tanaman Liar ke Pusat Edukasi (Place) yang Menggerakkan Masyarakat (People) (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)
Dari Tanaman Liar ke Pusat Edukasi (Place) yang Menggerakkan Masyarakat (People) (Foto: portalberita.lumajangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Kampung Lempeni di RW 02, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang kini bertransformasi menjadi living laboratory yang menggabungkan potensi alam, kreativitas warga, dan dukungan pemerintah daerah.

Tanaman lempeni yang sebelumnya tumbuh liar telah diolah menjadi produk bernilai tinggi seperti teh kesehatan, minyak esensial, dan ramuan tradisional yang dipasarkan secara nasional.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang secara resmi meresmikan Wisata Edukasi Kampung Lempeni pada 10 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke‑80 Republik Indonesia.

Baca Juga: Reed Diffuser vs Mist Diffuser: Mana yang Paling Wangi, Estetik, dan Cocok untuk Ruangan Anda?

Peresmian tersebut dipimpin oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya memperkenalkan khasiat tanaman lempeni kepada masyarakat luas.

“Mudah‑mudah kampung ini menjadi kampung wisata edukasi yang semakin maju dan semakin berkembang,” ujar Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

“Saya harap kampung ini ke depannya menjadi tujuan pelajar untuk belajar khasiat tanaman lempeni.”

Baca Juga: Labuan Bajo Bersiap Sambut Festival Golo Koe 2025, Perpaduan Religi, Budaya, dan Pariwisata Kelas Dunia

“Mungkin saya baru mengetahui tanaman ini, dan mungkin hanya ada di Lumajang.”

Model pengembangan yang diterapkan menekankan pemberdayaan bukan sekadar bantuan, melainkan meningkatkan kesadaran, melatih keterampilan, dan membuka akses pasar bagi warga.

Peran perempuan desa menjadi kunci utama dalam rantai produksi, mulai dari panen, pengolahan, hingga pemasaran produk lempeni.

Baca Juga: Prabowo Tegas ke Pengusaha Besar: Jangan Hanya Kaya Sendiri, Bantu UMKM dan Rakyat Miskin

Usaha ini telah menciptakan lapangan kerja baru, sehingga generasi muda kembali melirik kampung halaman sebagai tempat membangun masa depan.

Kolaborasi lintas pihak antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan komunitas lokal memperkuat keberlanjutan ekonomi berbasis sumber daya alam setempat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: lumajangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X