Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar segera melapor ke Dinsos P3A atau aparat terkait demi menghentikan rantai kekerasan yang merusak masa depan korban.
Baca Juga: Fadli Zon Angkat Suara Soal Film Merah Putih: One For All yang Sedang Ramai Dibicarakan
Dukungan dari organisasi TP PKK Kabupaten Lumajang juga sangat signifikan.Wakil Ketua Pokja I, Drs. Gatot Suprabowo, menyatakan bahwa pihaknya siap menjadi garda terdepan bersama pemerintah dalam mencegah dan menangani kekerasan tersebut.
“Kami memiliki program-program yang menyasar langsung masyarakat, dari penyuluhan, sosialisasi, hingga pendampingan korban,” ungkap Gatot.
Program-program ini dirancang untuk menjangkau langsung komunitas agar mampu menumbuhkan kesadaran dan memberikan perlindungan yang nyata.
Baca Juga: Goh Cheng Liang, Raja Cat Singapura Pemilik Kekayaan Rp221 Triliun, Wafat di Usia 98 Tahun
Gatot menjelaskan bahwa PKK bukan hanya pelengkap, melainkan katalisator perubahan sosial di tingkat keluarga dan lingkungan.
Dengan edukasi yang berkelanjutan, PKK bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa perlindungan perempuan dan anak merupakan bagian penting pembangunan generasi bangsa yang sehat dan berkarakter.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menekankan pentingnya sinergi daerah dalam mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030.
Baca Juga: AS-China Perpanjang Gencatan Perang Dagang hingga November 2025, Tarif Masih Berlaku
Langkah-langkah yang dilakukan Lumajang mencerminkan implementasi agenda nasional tersebut di tingkat daerah dengan mengutamakan keselamatan dan martabat perempuan serta anak.
Dengan kolaborasi lintas sektor dan meningkatnya kesadaran masyarakat, Lumajang menargetkan penurunan angka kekerasan.
Selain itu, Kabupaten ini berupaya membangun budaya baru yang memuliakan perempuan dan anak sebagai langkah perlindungan masa depan bangsa. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Bangkalan Tinjau Balai Diklat dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak, Pastikan Fasilitas Siap Dukung Sekolah Rakyat dan Perlindungan Sosial
Peran Strategis PPT PPA Lumajang sebagai Garda Terdepan dalam Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak
Dorong Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak, Puguh DPRD Jatim: Respons atas Tantangan Sosial dan Digital
Nezar Patria: “90% Deepfake Digunakan untuk Tujuan Jahat, Perempuan dan Anak Paling Terdampak!”
Pengadilan Tinggi Agama dan Pemprov Jawa Timur Jalin Kerja Sama Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Demi Ketahanan Keluarga