• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dorong Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini di HUT IGTKI PGRI ke-75

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 15:32 WIB
HUT ke-75 IGTKI PGRI di Gresik: Insentif Rp 7 Miliar untuk Guru Non-Sertifikasi Diumumkan Bupati Yani (Foto: gresikkab.go.id)
HUT ke-75 IGTKI PGRI di Gresik: Insentif Rp 7 Miliar untuk Guru Non-Sertifikasi Diumumkan Bupati Yani (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengajak para guru untuk memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI PGRI) guna meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Gresik.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, Ajakan tersebut disampaikan Gus Yani saat menghadiri peringatan HUT IGTKI PGRI yang digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Gresik, pada Rabu (20/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati Gresik yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, mengumumkan adanya alokasi anggaran insentif senilai Rp 7 miliar pada tahun 2025 bagi guru IGTKI yang non-sertifikasi.

Baca Juga: Aturan Rampung, 15.000 Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi Bulan Ini

Menurut Gus Yani, pemberian insentif tersebut menunjukkan kepedulian Pemerintah Daerah terhadap guru yang menjadi ujung tombak pendidikan di Kabupaten Gresik.

"Tadi Kadispendik (Kepala Dinas Pendidikan) Pak Hariyanto sudah ngomong ke saya bahwa tahun 2025 ini, terdapat anggaran 7 miliar yang kita anggarkan untuk insentif guru IGTKI non sertifikasi. Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan guru," ujarnya.

Pengumuman insentif ini langsung disambut tepuk tangan meriah dari ribuan guru IGTKI yang hadir di lokasi acara.

Baca Juga: FLOQ Desak Relaksasi Pajak Kripto, Soroti Dampak PMK No. 50/2025

Selain pengumuman insentif, Gus Yani juga menegaskan rencana pemerintah untuk menaikkan insentif guru non-sertifikasi setiap dua tahun sekali, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

"Guru juga menjadikan sekolah rumah kedua yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak. Dua tahun sekali dinaikkan tapi dengan melihat kemampuan keuangan daerah," tambahnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik ini menilai guru TK dan PAUD memiliki peranan penting dalam mengendalikan perkembangan anak didiknya.

Baca Juga: Komdigi Bentuk Tim Khusus untuk Perkuat Program Satu Data Indonesia

Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Gresik, Ma’rifah, menyampaikan tema HUT ke-75 tahun ini adalah "Guru TK bermartabat, anak Indonesia hebat mendukung wajib belajar 13 tahun dimulai dari TK".

Ia menekankan bahwa IGTKI PGRI merupakan wadah penting untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru dalam mencetak generasi cerdas, inovatif, dan berakhlak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Gresik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X