• Sabtu, 18 April 2026

Bank Indonesia Jember dan Pemkab Bondowoso Gelar Capacity Building Perkuat UMKM Kopi Lewat Festival Kopi Nusantara 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 9 September 2025 | 05:11 WIB
Bank Indonesia Jember dan Pemkab Bondowoso Dorong Daya Saing Kopi Lewat Capacity Building dan Business Matching (Foto: bondowosokab.go.id)
Bank Indonesia Jember dan Pemkab Bondowoso Dorong Daya Saing Kopi Lewat Capacity Building dan Business Matching (Foto: bondowosokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melaksanakan kegiatan Capacity Building dan Business Matching sebagai bagian dari rangkaian Festival Kopi Nusantara ke-8 tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Memberamo Meeting Room, Grand Padis, Bondowoso, pada Rabu (3/8/2025).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bondowoso, Acara ini dirancang untuk memperkuat daya saing sekaligus mendorong perkembangan ekosistem kopi di Bondowoso yang dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil kopi berkualitas.

Baca Juga: Taman Gajah Bolong Bojonegoro Jadi Favorit Warga untuk Santai, Olahraga, dan Kebersamaan Keluarga

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari Bank Jatim, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka), Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), hingga Dinas Pertanian Bondowoso.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mencari solusi atas tantangan yang dihadapi pelaku usaha kopi di daerah.

Deputi Kepala KPwBI Jember, Ahmad, menegaskan bahwa forum ini secara khusus menyoroti berbagai persoalan klasik yang selama ini menghambat pertumbuhan industri kopi.

Baca Juga: Perjalanan Revita Khoirisalma dari Penonton Catur Kecil hingga Juara Porprov Jatim 2025

“Permasalahan tersebut meliputi akses permodalan, konsistensi kualitas produk, keterbatasan akses pasar dan distribusi, serta minimnya pemahaman pelaku usaha terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ahmad menjelaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.

Menurutnya, Bank Indonesia telah menyusun strategi pengembangan UMKM kopi mulai dari hulu hingga hilir yang meliputi bimbingan teknis budidaya, pendampingan pascapanen, hingga fasilitasi pemasaran untuk meningkatkan nilai tambah produk kopi Bondowoso.

Baca Juga: Pemkab Bojonegoro Gratiskan Parkir untuk Kendaraan Plat S di Seluruh Jalan Strategis Kota

Asisten II Pemkab Bondowoso, Drs. Abdurahman, MM, yang hadir mewakili Bupati Bondowoso, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mewujudkan kolaborasi nyata dan pola kemitraan yang saling menguntungkan. Kemitraan ini akan berperan penting dalam meningkatkan perekonomian Bondowoso secara keseluruhan,” ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X