WartaJatim.CO.ID - Selama dua bulan penuh, Tasya Kamila, seorang siswi asal Bangkalan, menjalani rutinitas padat untuk mempersiapkan diri menghadapi Jumbara Palang Merah Remaja (PMR) X tingkat Jawa Timur 2025.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Latihan dilakukan pagi maupun sore, meski harus berbagi waktu dengan aktivitas belajar di madrasah, demi membawa nama baik daerahnya.
Baca Juga: PMI Manufaktur RI Tembus 51,5, Menperin Ingatkan Stabilitas Nasional Demi Jaga Momentum Ekspansi
“Kalau pagi itu biasanya pas hari libur, kalau hari biasa latihan sore, jam 4 atau jam 2 sampai selesai. Bahkan kadang harus izin dari kegiatan madrasah. Tapi memang semua dilakukan dengan fokus,” ungkap Miftahol, orang tua Tasya, saat acara pemberangkatan peserta Jumbara di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (16/9/2025).
Menurut Miftahol, pada awalnya Tasya masih merasa bingung dengan aktivitas PMI. Namun berkat bimbingan dan latihan rutin dari PMI Bangkalan, perlahan ia mulai memahami nilai penting dari kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai paham. Yang terpenting, kegiatan ini sangat positif karena melatih anak-anak sejak dini untuk peduli pada kemanusiaan,” tambahnya.
Baca Juga: Industri Makanan Ringan RI Go International, Ekspor Perdana Sukses Tembus Pasar Afrika Barat
Tasya tidak berangkat sendiri. Ia tergabung dalam kontingen Bangkalan yang berjumlah 47 peserta, terdiri dari 13 peserta tingkat Mula, 18 peserta Madya, dan 16 peserta Wira.
Mereka akan berkompetisi di Jumbara yang berlangsung di Bumi Perkemahan Semen Gresik pada 17–21 September 2025.
Pemberangkatan peserta dilakukan secara resmi oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, yang menyampaikan pesan khusus kepada seluruh kontingen.
Baca Juga: Kepala BIN Klaim Indonesia Aman Usai Demo Agustus 2025, Dipanggil Prabowo ke Istana
“Teman-teman yang ikut Jumbara ini nantinya, setelah kembali ke Bangkalan, bisa menjadi teladan. Mengajak teman-temannya, keluarga, dan lingkungannya untuk bersama-sama peduli pada kemanusiaan. Itu yang paling penting,” tegasnya.
Bupati Lukman juga menekankan bahwa keikutsertaan Bangkalan dalam ajang tersebut bukan hanya sebatas formalitas, melainkan sebagai upaya membentuk generasi muda yang memiliki karakter peduli dan siap mengabdi untuk sesama.
“Ke depan, kami berharap Bangkalan bisa menjadi tuan rumah Jumbara. Dengan begitu, kita bisa mengenalkan Bangkalan sekaligus membangun semangat kemanusiaan yang lebih luas,” ujarnya.
Artikel Terkait
Bupati Bangkalan Lukman Hakim Resmikan SPPG Gili Timur untuk Layani 3.000 Porsi Makan Bergizi Gratis dan Dorong Ekonomi Lokal
Bupati Bangkalan Lukman Hakim Resmi Melepas 37 Kafilah MTQ Jawa Timur 2025 di Pendopo Agung Menuju Ajang Provinsi di Jember
Ketua TP-PKK Bangkalan Lutfiana Lukman Hakim Tegaskan Cegah Perkawinan Anak dan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat
Kafilah Bangkalan Dapat Dukungan Penuh Pemkab untuk Tampil Maksimal di MTQ ke-31 Jatim
INSYA Bangkalan Rayakan Harlah ke-18 dengan Peluncuran Program Baru dan Jejaring Internasional