• Sabtu, 18 April 2026

Industri Makanan Ringan RI Go International, Ekspor Perdana Sukses Tembus Pasar Afrika Barat

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Selasa, 16 September 2025 | 11:39 WIB
Foto Ilustrasi - Ekspor makanan ringan Indonesia tembus Pantai Gading.  (Unsplash/ilangamuwa)
Foto Ilustrasi - Ekspor makanan ringan Indonesia tembus Pantai Gading. (Unsplash/ilangamuwa)

wartajatim.CO.ID – Industri makanan dan minuman (mamin) Indonesia kembali menunjukkan tajinya di pasar global.

Untuk pertama kalinya, produk makanan ringan Tanah Air berhasil menembus pasar Afrika, tepatnya Pantai Gading, melalui ekspor perdana yang dilakukan PT URC Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, kinerja positif ini menjadi bukti bahwa subsektor makanan dan minuman terus tumbuh pesat, bahkan melebihi rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

“Industri makanan dan minuman tumbuh sebesar 6,15 persen pada triwulan II Tahun 2025, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen,” ujar Agus dalam keterangan resminya pada Sabtu, 30 Agustus 2025.

Baca Juga: Prabowo Resmikan Badan Industri Mineral, Brian Yuliarto Dilantik, Bahlil Beberkan Perbedaan dengan ESDM

Agus menegaskan, subsektor mamin saat ini menyumbang 41 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas.

Selain mendominasi pasar domestik, produk-produk asal Indonesia kini semakin agresif menembus pasar ekspor.

Plt. Dirjen Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, menambahkan hingga Mei 2025, ekspor mamin Indonesia mencapai Rp278,85 triliun dengan surplus perdagangan sebesar Rp197,1 triliun.

Salah satu capaian penting datang dari PT URC Indonesia yang mengekspor biskuit dan makanan ringan ke Pantai Gading.

Baca Juga: DPR Pastikan Anggota Dinonaktifkan Parpol Tak Lagi Terima Gaji dan Tunjangan

“Kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada PT URC Indonesia atas kinerjanya mengekspor produk biskuit dan makanan ringan ke negara-negara di Afrika,” ungkap Putu.

Menurutnya, ekspor perdana ini semakin mempertegas kepercayaan global terhadap kualitas produk makanan ringan asal Indonesia.

Pelepasan ekspor dilakukan melalui Cikarang Dry Port dengan jumlah 10 kontainer.

Ke depan, pemerintah mendorong lebih banyak pelaku industri makanan ringan untuk merambah pasar ekspor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Diprediksi Sideways, Waspadai Tekanan Global

Kamis, 16 April 2026 | 10:06 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Tertekan Tajam

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X