“Hari ini kita berbasis kinerja dan target. Saya mohon, bagi pejabat yang baru dilantik agar benar-benar bekerja, mengabdi, berperilaku baik, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Inflasi Pangan Turun, Tito Klaim Distribusi Beras SPHP Jadi Penopang Utama
Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi Kabupaten Bojonegoro, mulai dari persoalan kemiskinan, pengangguran, hingga perlunya peningkatan pertumbuhan ekonomi.
“Khususnya bagi jajaran kepala dinas, harus mampu merencanakan dan mengaplikasikan program yang berdampak langsung pada masyarakat," tambahnya.
Ia berharap proses seleksi yang telah dilalui mampu menjawab keresahan masyarakat, khususnya dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan tepat sasaran.
Baca Juga: Viral Isu PHK Massal Gudang Garam, KSPI Soroti Daya Beli Lemah hingga Beban Cukai
Bupati menegaskan bahwa jabatan yang diemban adalah sarana untuk menjawab kebutuhan rakyat sekaligus mewujudkan kesejahteraan bangsa.
Dengan pengisian posisi ini, Pemkab Bojonegoro optimistis roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dengan kebijakan dan program kerja yang berpihak pada kepentingan masyarakat. (gha)
Artikel Terkait
Program GAYATRI Pemkab Bojonegoro Dorong Warga Desa Piyak Mandiri dengan Beternak Ayam Petelur Produktif
Pemkab Bojonegoro Gratiskan Parkir untuk Kendaraan Plat S di Seluruh Jalan Strategis Kota
Pemkab Bojonegoro Siapkan 15 Alsintan Modern untuk Petani, dari Combine Harvester hingga Drone Sprayer dengan Sistem Pinjam Pakai Gratis
Pemkab Bojonegoro gelar Operasi Pasar Murah di 30 titik sepanjang 2025 untuk jaga stabilitas harga dan bantu daya beli warga.
Pemkab Bojonegoro Dorong Program GAYATRI dengan Pelatihan BUM Desa untuk Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran