• Sabtu, 18 April 2026

Gerakan Pangan Murah di Bangkalan Disambut Warga, Menteri Pertanian Tekankan Distribusi Beras SPHP untuk Stabilitas Harga

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 23 September 2025 | 15:01 WIB
Pemerintah Tegaskan Distribusi Beras SPHP, Gerakan Pangan Murah di Bangkalan Jadi Harapan Warga (Foto: bangkalankab.go.id)
Pemerintah Tegaskan Distribusi Beras SPHP, Gerakan Pangan Murah di Bangkalan Jadi Harapan Warga (Foto: bangkalankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Halaman Kantor Kelurahan Pangeranan pada Selasa (23/9/2025) dipenuhi suasana hangat. Ratusan warga tampak antusias menghadiri Gerakan Pangan Murah Serentak yang digelar di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Bangkalan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, Ismet Efendi, hadir langsung mendampingi masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bangkalan, Melalui sambungan zoom, ia bersama warga mengikuti arahan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang menegaskan pentingnya menjaga ketersediaan pangan di dalam negeri agar tidak terjadi kelangkaan.

Baca Juga: Film Lokal Terancam Sepi Dukungan Jika Perda Perfilman Dicabut, Legislator Puguh: Pemerintah Harus Hadir

“Jangan sampai kita bisa mengekspor beras ke luar negeri, sementara rakyat kita sendiri masih kekurangan. Semua pihak harus ikut bergerak mendukung gerakan pangan murah ini,” tegas Menteri Pertanian.

Dalam arahannya, Menteri Pertanian juga meminta agar beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dapat disalurkan seluas mungkin kepada masyarakat.

Untuk memperlancar distribusi, ia menekankan perlunya keterlibatan TNI, Polri, serta Bulog hingga ke tingkat daerah.

Baca Juga: Gedung DPR Bukan Simbol Kedaulatan, Koalisi Sipil Tolak Penjagaan TNI

Di Bangkalan, kegiatan ini memiliki makna khusus bagi masyarakat. Kepala Dinas Perdagangan Bangkalan, Muhammad Rasuli, menyampaikan hasil wawancara dengan Sekda Ismet bahwa program tersebut selaras dengan kebutuhan warga, terutama pada bulan Maulid ketika permintaan beras biasanya meningkat tajam.

“Gerakan pangan murah ini adalah upaya pemerintah untuk menekan inflasi sekaligus menstabilkan harga beras dan minyak. Di Bangkalan, menjelang Maulid, kebutuhan beras meningkat. Karena itu pemerintah hadir agar harga bisa tetap stabil,” ujarnya.

Rasuli juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan memaksimalkan kerja sama dengan Bulog untuk memastikan stok beras tetap aman.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Kisah Pilu Sri Mulyani Usai Penjarahan: Kecewa Berat Disamakan dengan Sahroni

Dengan langkah ini, masyarakat diharapkan lebih mudah mendapatkan beras dengan harga terjangkau.

Selain itu, Pemkab Bangkalan tengah menyiapkan program khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berupa pengadaan beras premium.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X