“PT JAI membuka sekitar 30 loker. Dan itu bebas diikuti oleh 30 pencaker, tapi juga prioritas untuk para difabel,” ujar Yudha.
Baca Juga: RUU Perampasan Aset Jadi Tuntutan Utama Demonstran, DPR–Prabowo Diminta Rampungkan dalam 1 Tahun
Yudha berharap perusahaan lain di Kabupaten Pasuruan dapat meniru langkah pro-difabel yang dilakukan oleh PT JAI, sehingga lebih banyak warga difabel memiliki peluang kerja.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kami apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada perusahaan peserta job fair. Khususnya yang pro pada difabel. Semoga langkah ini diikuti oleh perusahaan lainnya,” tutupnya. (gha)
Artikel Terkait
Wamenaker Immanuel Ebenezer: Membludaknya Pencari Kerja di Job Fair Bekasi Jadi Koreksi Serius untuk Pemerintah
Pranomo Anung Klaim Pemprov DKI Tak Sebar Info Loker Besar-besaran, Setelah Melihat Insiden Job Fair Membludak di Bekasi
Job Fair Kabupaten Jombang 2025 Resmi Dibuka, 27 Perusahaan Tawarkan 1.584 Lowongan Kerja dengan Sistem Paperless
Pemerintah Gresik Buka 2.723 Lowongan di Job Fair 2025, Gus Yani Fokus Serap Talenta Lokal
Antusiasme Tinggi Pencari Kerja di Job Fair Pendopo Pratanu Bangkalan 2025 dengan Ribuan Lowongan