• Sabtu, 18 April 2026

Pemkab Bojonegoro Perkuat Edukasi Gemarikan dan Gerimis Madu Cegah Stunting Balita

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 30 September 2025 | 10:00 WIB
Bupati Bojonegoro Dorong Konsumsi Protein Hewani untuk Cegah Stunting di Trucuk (Foto: bojonegorokab.go.id)
Bupati Bojonegoro Dorong Konsumsi Protein Hewani untuk Cegah Stunting di Trucuk (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) terus mendorong sosialisasi dan edukasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) serta Gerakan Minum Susu Makan Daging dan Telur (Gerimis Madu) sebagai upaya percepatan penurunan stunting.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Kegiatan sosialisasi kali ini dilaksanakan di Balai Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Senin (29/9/2025), yang menjadi lokus ketiga dari total 17 lokus stunting di Bojonegoro.

Camat Trucuk, Saad Mujadid, menjelaskan bahwa Gemarikan dan Gerimis Madu merupakan program strategis yang mendukung percepatan penurunan stunting di daerah tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Ubah Bekas Kolam Renang Eks THR Jadi Lapangan Mini Soccer dan Padel untuk Dongkrak PAD Kota

Menurutnya, keberhasilan penurunan angka stunting di Bojonegoro tidak lepas dari sinergi berbagai OPD seperti Dinas Kesehatan, DP3AKB, Disnakkan, Puskesmas, dan Pemerintah Desa yang rutin memantau status gizi balita serta ibu hamil.

“Pembangunan Bojonegoro harus lebih merata tidak hanya infrastruktur tetapi juga harus menyentuh yang lain yaitu SDM, bidang kesehatan, pendidikan dan bidang-bidang pembangunan lainnya,” ungkap Saad.

Lebih lanjut, Camat Trucuk menuturkan bahwa pemerintah menyediakan berbagai program tambahan untuk masyarakat, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Gandeng Wahana Visi Indonesia Tanam 1.000 Mangrove dan Bersihkan Sampah Pesisir Wonorejo

Ia berharap dengan adanya program Gerimis Madu dan Gemarikan, tidak ada lagi anak-anak stunting di Kecamatan Trucuk maupun wilayah Bojonegoro pada umumnya.

Sementara itu, Kabid Perikanan Disnakkan Bojonegoro, Cholilur Rohman, menyampaikan bahwa setiap kegiatan Gerimis Madu dan Gemarikan memberikan paket percontohan produk olahan ikan dan protein hewani yang penting bagi tumbuh kembang anak.

Cholilur menjelaskan bahwa tahun ini Disnakkan menyalurkan total 3.000 paket bantuan yang tersebar di 17 titik lokus stunting, dengan 191 paket khusus untuk Desa Padang, Kecamatan Trucuk.

Baca Juga: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Gerakan Ngalam Rijik untuk Jaga Sungai Metro dan Wujudkan Kota Bebas Banjir 2028

“Kegiatan ini dirangkai dengan sosialisasi dan edukasi kepada orang tua balita dan ibu hamil yang harapannya dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi protein hewani dan ikan. Juga memperkenalkan beragam produk olahan hasil peternakan dan perikanan yang bergizi, sehat dan bernilai tambah,” terangnya.

Selain edukasi, kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi pangan hewani dan ikan dalam kehidupan sehari-hari guna mencegah stunting.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X