WartaJatim.CO.ID - Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariestya Yudi, menegaskan bahwa minat anak-anak usia sekolah dalam mengonsumsi ikan masih tergolong rendah.
Penegasan tersebut disampaikan Merita saat membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di SD Islam Ma'arif Kejapanan, Kecamatan Gempol, pada Selasa (24/6/2025) pagi.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Merita menjelaskan beberapa faktor yang memengaruhi rendahnya konsumsi ikan di kalangan anak sekolah.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Lamongan Gelar Khitan Massal 103 Anak Meriahkan Perayaan Hari Jadi ke-456
Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan ketersediaan ikan di beberapa wilayah dalam lingkungan masyarakat.
Selain itu, kurangnya variasi dan kreativitas dalam mengolah ikan menjadi hidangan menarik menjadi penghambat lain.
Faktor lain adalah minimnya pemahaman masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak, tentang manfaat serta pentingnya konsumsi ikan untuk kesehatan dan perkembangan anak.
Baca Juga: Tradisi Sedekah Dusun Bulak Mojokrapak Jadi Momentum Guyub Rukun dan Pelestarian Budaya Jombang
"Di lapangan masih banyak saya temui anak-anak malah suka jajan non ikan yang praktis tapi tidak higienis. Padahal lauk ikan itu murah, ada di mana-mana dan bisa diolah semenarik mungkin jika dimasak," ujar Merita, yang juga istri Bupati Rusdi Sutejo.
Merita mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan asupan gizi anak melalui makanan berbahan ikan.
Menurutnya, sinergi antara Dinas Perikanan dan TP PKK telah berjalan untuk mengedukasi dan mendorong kebiasaan makan ikan sejak usia dini melalui Gerakan Gemarikan.
"Karena Gemarikan ini dapat dimulai dari keluarga dan lingkungan sekolah. Saya ajak ibu-ibu yang belum membiasakan memasak ikan sebagai lauk utama makanan keluarga, yuk mulai sekarang dibiasakan," ajak Merita.
Lebih lanjut, Merita menyampaikan kepada ibu rumah tangga untuk berinovasi dalam penyajian ikan agar lebih disukai oleh anak-anak.
Artikel Terkait
Amphiteater Alun-Alun Bangil dan Gapura Desa Wisata Tosari Jadi Bagian CSR Bank Jatim untuk Pasuruan
BPBD Kabupaten Pasuruan Resmikan Unit Layanan Disabilitas untuk Penanggulangan Bencana Inklusif
Bupati Pasuruan Mas Rusdi Serahkan Nota Akhir Perubahan KUA dan PPAS 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
DPRD Kabupaten Pasuruan Setujui Perubahan KUA-PPAS 2025 dengan Proyeksi Pendapatan Daerah Meningkat Signifikan hingga Rp 4,05 Triliun
Pemerintah Kabupaten Pasuruan Luncurkan Inovasi SIKAP SAE Go Smart Go Digital untuk Perkuat Ekosistem IKM