• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat Motivasi Santri Mojokerto untuk Menjadi Generasi Berilmu dan Beriman

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Bupati Mojokerto dan Lestari Moerdijat Ajak Santri Jadi Penulis Sejarah Bangsa di Era Digital (Foto: mojokertokab.go.id)
Bupati Mojokerto dan Lestari Moerdijat Ajak Santri Jadi Penulis Sejarah Bangsa di Era Digital (Foto: mojokertokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Ratusan santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Kabupaten Mojokerto, mendapatkan motivasi langsung dari Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, pada Selasa (30/9) sore.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Mojokerto, Kegiatan ini berlangsung dalam acara bertajuk Temu Muda Inspiratif yang menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan iman dalam membangun masa depan bangsa.

“Ilmu dan iman adalah senjata penting untuk menguasai dunia. Orang berilmu tanpa iman hanya akan menghadirkan kehampaan,” tegas Lestari di hadapan para santri.

Baca Juga: BRI Dukung Industri Halal Lewat Halal Indo 2025, Catat Transaksi Rp7,7 Miliar dan Investasi Rp7,2 Triliun

Dalam kesempatan tersebut, Lestari mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton di era digital, melainkan menjadi pelaku perubahan yang inovatif dan membawa dampak positif bagi bangsa.

“Sejarah Indonesia mencatat kita sebagai bangsa yang besar dan kaya,” ujarnya.

Acara bertema Merancang Masa Depan dengan Ilmu dan Iman, Menggali Potensi Diri untuk Kemajuan Bangsa itu juga dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra.

Baca Juga: BGN Bantah Isu 5.000 Dapur MBG Fiktif, Ungkap Sebenarnya Hanya Usulan yang “Rollback”

Bupati Albarra menegaskan bahwa peran santri sejak dulu sangat strategis dalam sejarah perjuangan bangsa dan kehidupan sosial masyarakat.

“Santri harus hadir bukan hanya di masjid dan madrasah, tetapi juga di kampus-kampus ternama, di kantor-kantor pemerintahan, di ruang-ruang bisnis, bahkan di dunia digital,” tegas Albarra.

Albarra menambahkan bahwa para santri harus percaya diri dan tidak minder hanya karena berasal dari pesantren, karena banyak tokoh besar dan pejabat negara lahir dari lingkungan pesantren.

Baca Juga: Heboh! Hera Lubis Laporkan Ferry Irwandi ke Polda Sumut atas Dugaan Fitnah “Dalang Demo” Agustus 2025

Bupati Mojokerto juga menitipkan tiga pesan penting kepada para santri, yaitu menjaga nilai-nilai Pancasila, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta merawat persatuan dan semangat gotong royong.

“Saya ingin mengajak kita semua, terutama adik-adik santri, untuk tidak hanya menjadi penonton sejarah, tetapi menjadi penulis sejarah. Mari kita wujudkan mimpi besar Indonesia, menjadi bangsa yang berdaulat, adil, dan sejahtera,” tandasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: mojokertokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X